Kamis, 04 Jun 2026 15:05 WIB

MBC Jatim Gelar Baksos Tiga Lokasi, Patahkan Stigma Pengendara Moge Arogan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Des 2020 15:00 WIB
Anggota MBC berfoto bersama penghuni Panti Asuhan
Anggota MBC berfoto bersama penghuni Panti Asuhan

Surabaya (selalu.id) - Motor Besar Club' (MBC) Jawa Timur menggelar bakti sosial (baksos) di dua kota (Surabaya dan Gresik) sekaligus, Minggu (13/12/2020). Mereka membagi-bagi sembako serta baju senilai 25 juta kepada warga di tiga lokasi.

Baca Juga: Fakta Baru Kecelakaan Bendahara Demokrat Renville, Polisi Temukan ini

Dengan berkendara motor besar (Harley Davidson), rombongan anggota MBC menyambangi panti Sumber Kasih, Wiyung sebagai lokasi pertama. Mereka membagikan 75 paket sembako serta sejumlah uang. Perjalanan baksos dilanjutkan menuju Pelabuhan Rakyat, Gresik dengan kegiatan yang sama. Dikawal oleh Satlantas Polres Gresik dan Gresik Rider Club (GRC) rombongan melanjutkan titik baksos ke tiga yang berlokasi di Pondok Al Muhajirin, Ujung Pangkah, Gresik.

Ketua MBC Jatim, Moh Rizal mengatakan, kegiatan ini adalah agenda rutin para anggota pemilik motor besar yang tergabung dalam MBC dengan dana swadaya.

"Ini sebagai bentuk kepedulian kami (MBC) kepada masyarakat. Kami tidak hanya penggemar motor besar, tapi juga peduli kepada kegiatan sosial yang membantu masyarakat," ujar Rizal didampingi Humas MBC, Taufik Rohman.

Kegiatan ini, lanjut Taufik, sekaligus mematahkan stigma bahwa penggemar motor besar tidak selalu arogan merujuk pada kasus beberapa waktu lalu yang terjadi Bukittinggi, Sumatra Barat. 

"Kami adalah masyarakat penghobi motor besar. Kami tidak diajarkan arogan. Kalau kasus beberapa waktu lalu itu adalah oknum yang tidak bisa generalisir kepada semua penggemar motor besar. Terbukti kami punya agenda rutin bakti sosial kepada masyarakat," imbuh Taufik Rohman.

Pengurus Panti Sumber Kasih, David, menyambut senang konvoi puluhan motor besar dengan suara menggelegar menuju panti asuhnya. Anak-anak penghuni panti pun terlihat gembira, selain mendapatkan uang dan sembako, mereka bisa melihat dari dekat motor-motor besar legendaris buatan negri Paman Sam (julukan negara Amerika) tersebut.

"Kami berterima kasih atas bantuan dari teman-teman MBC yang peduli kepada sesama. Saya pribadi juga tidak percaya bahwa semua penggemar motor besar itu arogan. Buktinya mereka masih peduli seperti sekarang ini," jelasnya.

David berharap agar semua masyarakat termasuk penggemar motor besar terus peduli kepada sesama, karena kepedulian masyarakat yang mampu kepada yang tidak mampu akan memperkuat persatuan dan kesatuan.

"Sekali lagi saya sangat berterima kasih atas kepedulian teman-teman MBC. Selain berkendara dengan motor besar, mereka juga memiliki hati yang peduli kepada sesama," pungkas David. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.