Rabu, 22 Jul 2026 02:33 WIB

Jurusan Langka, Sistem dan Teknologi Informasi Punya Prospek Karier Menjanjikan di Bidang Keamanan Cyber

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 08 Jun 2023 16:25 WIB
Pendidik Sistekin UNTAG
Pendidik Sistekin UNTAG

Selalu.id - Sistem dan Teknologi Informasi tergolong jurusan yang langka di perguruan tinggi Indonesia. Melihat potensi karier yang menjanjikan di bidang ini, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya telah mengambil inisiatif langkah maju dengan menawarkan program studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) kepada calon mahasiswanya.

Program studi ini dirancang untuk menyiapkan generasi penerus yang adaptif terhadap perkembangan jaman serta memberikan pemahaman yang kuat tentang konsep, teori, dan praktik dalam pengembangan sistem informasi, analisis bisnis, manajemen proyek TI, dan keamanan informasi.


Dikutip dari laman Pusat Data dan Informasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (PDDikti), terdapat  kurang dari 20 perguruan tinggi Indonesia yang memiliki program studi Sistem dan Teknologi Informasi.

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM


Kepala Program Studi Sistem dan Informasi Untag Surabaya, Supangat, M.Kom., ITIL., COBIT., CLA mengatakan bahwa Prodi Sistem dan Teknologi Informasi berdiri untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat dalam bidang pengembangan teknologi informasi.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia


“Kami bangga menjadi salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang dapat ikut serta menawarkan jurusan yang belum banyak dimiliki perguruan tinggi lainnya. Permintaan akan lulusan yang terampil di bidang teknologi informasi semakin meningkat, kami berkomitmen untuk melahirkan generasi masa depan dalam pengembangan teknologi informasi di Indonesia,” tutur Supangat, Kamis (8/6/2023).


Supangat menekankan peran mahasiswa selain mengembangkan pengetahuan juga harus dapat membantu menjaga kerahasiaan, dan ketersediaan informasi di berbagai sektor industri.

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag


“Era digital yang terus berkembang, tantangan keamanan cyber semakin kompleks dan memerlukan perhatian yang serius. Saya berharap mahasiswa prodi Sistem dan Teknologi Informasi dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang keamanan informasi, sehingga mereka dapat menjadi ahli yang mampu melindungi data dan sistem dari serangan cyber. Dengan kontribusi mereka, diharapkan mereka dapat membantu menjaga integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan informasi di berbagai sektor industri,” tutup Direktur Sistem dan Informasi YPTA Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.