Kamis, 22 Okt 2026 20:50 WIB

Sidak Pasar Surabaya, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Komoditas Dijual di Atas HET

Satgas Pangan Polda Jatim saat sidak di Pasar Pucang Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).
Satgas Pangan Polda Jatim saat sidak di Pasar Pucang Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Satgas Pangan Polda Jawa Timur memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok di wilayah Jatim berada dalam kondisi aman dan lancar.

Kendati demikian, petugas masih menemukan sejumlah pedagang yang menjual komoditas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga: Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Kondisi tersebut terungkap saat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jatim sekaligus Kasatgas Pangan, Kombes Pol Dodi Ruyatman, memimpin pemantauan langsung di Pasar Pucang, Surabaya, Senin (7/9/2026).

"Berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, harga jual di tingkat pasar terpantau umumnya stabil dan sesuai HET. Namun kami juga menemukan beberapa harga yang berada di atas HET," ungkapnya.

Dalam sidak tersebut, tim Satgas Pangan mengecek ketersediaan dan pergerakan harga sejumlah komoditas strategis, mulai dari beras, gula, minyak goreng, tepung, telur, hingga daging.

Pengawasan dilakukan secara berkoordinasi dengan Perum BULOG, Badan Pusat Statistik (BPS), serta dinas terkait untuk menjamin keakuratan data pasokan.

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Di sisi pedagang, keluhan terkait kenaikan harga dari distributor tetap mengemuka. Eka Ariska, salah satu pedagang sembako di Pasar Pucang, menyebut beberapa jenis barang mengalami lonjakan modal.

"Harga beras premium dan gula premium naik sekitar Rp2.500 per kilogram. Minyak goreng Minyakita subsidi dijual Rp17.400 per liter, sementara minyak goreng non-subsidi tembus di atas Rp20.000 per liter," jelas Eka.

Meski terdapat kenaikan di tingkat eceran, Satgas Pangan menegaskan rantai pasok masyarakat tidak terganggu. Suplai dari Perum BULOG dipastikan berjalan normal dan mencukupi kebutuhan warga.

Baca Juga: Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

"Khususnya beberapa merek beras premium harganya melampaui batas HET. Ini akan menjadi fokus pendalaman dan pemantauan berkelanjutan agar tidak merugikan konsumen," tegas Dodi.

Selain Pasar Pucang, pengawasan juga menyasar Pasar Genteng Surabaya. Satgas Pangan berkomitmen memperketat pemantauan rutin di pasar tradisional maupun modern di Jawa Timur untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengantisipasi potensi penimbunan atau pungutan liar.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.