Jumat, 05 Jun 2026 05:00 WIB

Satu Tahun Pemerintahan, Wali Kota Eri Banggakan Keberhasilan Padat Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 03 Jun 2023 12:28 WIB
Jajaran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya dalam HJKS ke 730
Jajaran Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya dalam HJKS ke 730

Selalu.id - Kota Surabaya telah memasuki usianya yang ke-730 tahun. Dengan usia yang telah mencapai lebih dari tujuh abad, tentu saja Surabaya telah banyak mengalami transformasi atau perubahan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun mengungkapkan sejumlah perubahan Kota Pahlawan selama satu tahun terakhir. Pertama adalah banyak tempat destinasi wisata yang sudah berdiri.

"Jadi ada banyak tempat wisata yang ada di Surabaya. Ada Romokalisari Adventure Land, ada Tunjungan Romansa, ada lagi Taman Suroboyo dan tempat-tempat lainnya," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Sabtu (3/6/2023).

Ia lantas menjelaskan alasan menjadikan sejumlah tempat itu sebagai destinasi wisata di Kota Pahlawan adalah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Kita jadikan tempat wisata. Karena apa? Saya ingin ketika saya menjabat wali kota, ketika sesuatu yang saya bangun itu bisa menggerakkan perekonomian," katanya.

Selain destinasi wisata, Wali Kota Eri menyebut, setahun terakhir Surabaya juga banyak berdiri tempat padat karya. Apalagi di tahun 2023 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memprioritaskan pembangunan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui Program Padat Karya dan pemberdayaan UMKM

Hingga hari ini, telah didirikan 34 Rumah Padat Karya di 14 Kecamatan. Sampai dengan bulan April 2023, sebanyak 2.822 warga miskin dan pra miskin telah dilibatkan dalam program padat karya, dengan penghasilan tertinggi mencapai Rp 4.463.000 per orang per bulan.

Program padat karya tersebut, terdiri dari beragam bentuk. Mulai dari Café, Sentra Menjahit, Laundry, Cuci Kendaraan, Perbaikan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), Budi Daya Pertanian dan Peternakan, Rumah Maggot hingga pembuatan paving.

"Jadi yang saya harapkan adalah kehadiran pemerintah kota di zaman saya menjadi wali kota atau Ulang Tahun Surabaya ke 730 ini hadirnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," jelasnya.

Tak hanya itu, Wali Kota Eri juga merasakan perubahan masyarakat selama satu tahun terakhir. Dimana masyarakat Surabaya mulai dari warga, RT/RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) hingga Kader Surabaya Hebat (KSH) terlihat semakin guyub rukun.

"Yang saya rasakan hari ini adalah Surabaya sangat guyub rukun, RT/RW LPMK dan Kader Surabaya Hebat dan seluruh warganya. Ini yang membuat saya bangga menjadi bagian Kota Surabaya," tuturnya.

Menurut dia, sejumlah perubahan Surabaya dalam setahun ini tak lepas dari peran serta semua elemen masyarakat. Terlebih, ia juga selalu menyampaikan bahwa pemimpin sejati itu adalah warga, RT/RW, LPMK dan KSH semua semua stakeholder.

"Tapi saya sebagai wali kota hanya menyatukan saja, mengembalikan perasaan dari seluruh warga Surabaya," ujarnya.

Hal tersebut, kata dia, sebagaimana berpedoman pada perjuangan para pahlawan saat berhasil menewaskan Brigadir Mallaby dalam pertempuran 10 November 1945. Menurutnya, keberhasilan itu tak lepas dari guyub rukun, serta visi dan tujuan yang sama dalam meraih Kemerdekaan Indonesia.

"Maka Surabaya hari ini harus seperti rel sekarang, punya visi yang sama, punya tujuan yang sama. Berbeda dalam pilihan itu hal biasa, tapi tujuannya hanya satu," pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.