Jumat, 05 Jun 2026 00:53 WIB

Dukung Kegiatan Bersepeda, Eri Cahyadi Janjikan Bangun Shelter dan Kawasan Khusus Sepeda

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Sep 2020 14:28 WIB
Eri Cahyadi saat bersepeda di kawasan Tambak Wedi, Surabaya
Eri Cahyadi saat bersepeda di kawasan Tambak Wedi, Surabaya

Surabaya (selalu.id) - Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi punya komitmen besar membangun Surabaya sebagai kota pesepeda. Sepeda tak hanya jadi hobi tapi lebih dari itu menjadi bagian dari moda transportasi utama warga Surabaya. Infrastruktur transportasi masal yang akan dibangun di Surabaya juga nantinya akan mengakomodasi para pesepeda.

"Kota-kota besar di dunia selalu menjadikan sepeda sebagai salah satu moda transportasi utama warganya. Seperti Amsterdam yang kini bahkan jadi ibukota pesepeda dunia, kita ingin warga Surabaya menjadikan sepeda sebagai bagian dari moda transportasi," kata Eri Cahyadi saat gowes bareng SOS di Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya. 

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Eri mengatakan, membangun iklim sepeda sebagai moda transportasi bisa diawali dengan membangun kawasan khusus pesepeda. Terutama di daerah yang akan dibangun sebagai lokasi wisata baru. 

"Kita bisa mengawalinya dengan menjadikan kawasan tertentu sebagai daerah khusus sepeda. Misalnya seperti di Jalan Panggung, Jalan Karet, Pasar Pabean, yang akan kita koneksikan dengan wisata air di jalur Kali Mas Surabaya. Bahkan beberapa kawasan kita siapkan sebagai kawasan khusus pejalan kaki," katanya. 

Eri mengatakan, tren transportasi dunia terus meninggalkan kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi masal. Di tengah pandemi, penggunaan sepeda semakin relevan karena warga lebih suka sepeda yang meski lebih individual tapi bebas polusi dan tidak membutuhkan ruang sebesar kendaraan pribadi. 

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Kita akan bangun shelter-shelter sepeda di tempat-tempat publik. Bahkan di kawasan pelayanan publik milik pemkot bisa kita wajibkan penggunaan sepeda sekaligus kita sediakan sepeda yang bisa dipakai gratis atau sistem sewa harian yang sangat murah," katanya.

Sesepuh komunitas SOS Abah Soleh atau akrab disapa Absol menyatakan, ide pengembangan sepeda Eri Cahyadi sangat sesuai dengan harapan para pesepeda. Apalagi, di tangan Wali Kota Tri Rismaharini, Surabaya termasuk jajaran kota pertama yang membangun jalur khusus pesepeda di jalan-jalan utama kota. Eri Cahyadi sebagai orang dekat Risma membawa harapan agar kebijakan tersebut dilanjutkan. 

"Kami menitipkan kebaikan yang sudah dilakukan Bu Risma untuk diteruskan oleh Mas Eri Cahyadi," kata Absol. 

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Eri Cahyadi, kata Absol, bukan nama yang asing bagi para pesepeda. Jauh sebelum menerima rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan, Eri Cahyadi sudah aktif bersepeda bersama komunitas SOS. 

"Kami sebagai pengurus SOS, sangat senang dengan kehadiran Pak Eri Cahyadi. Beliau orangnya amanah, pasti bisa meneruskan kepercayaan Bu Risma (Wali Kota Surabaya, red.). Mudah-mudahan amanah dari Bu Risma, kami, dan seluruh warga Surabaya bisa dikerjakan Pak Eri sebaik-baiknya," ujarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.