Kamis, 22 Okt 2026 08:11 WIB

Polisi Tembak Mati Bandar dan Kurir Narkoba di Surabaya, 20 Kg Sabu Diamankan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Sep 2020 16:26 WIB
Petugas saat membawa tersangka di RSUD dr Soetomo
Petugas saat membawa tersangka di RSUD dr Soetomo

Surabaya (selalu.id) - Polisi menembak mati dua orang yang berprofesi sebagai bandar dan kurir sabu di Surabaya. mereka ditembak lantaran berusaha melawan saat diamankan. Satu petugas terluka akibat sabetan senjata tajam.

Mereka berinisial R warga Palembang dan NK warga Jawa Timur. Keduanya diketahui adalah bandar besar kedua di Jawa Timur.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Keduanya merupakan kuda (kurir), dan bandar satu tingkat diatas Fajar yang kami tindak tegas beberapa waktu sebelumnya," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian di Kamar Jenazah RSU dr Soetomo, Senin (21/9/2020) dini hari.

Memo menjelaskan, diskresi kepolisian dengan memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap kedua pelaku bukan tanpa alasan. Mereka nekat menyerang petugas dengan sebilah senjata tajam (sajam), jenis parang.

"Dinilai membahayakan, kami terpaksa melakukan diskresi kepolisian dengan menembak mati kedua tersangka. Itu pun setelah tembakan peringatan kami tidak digubris," jelas Memo, pada awak media. 

Salah satu pasukannya yang terluka, sudah langsung ditangani oleh tim kesehatan. Bahkan petugas tersebut luka 5 Centimeter pada lengan kiri atas. 

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Korban sudah ditangani, dan dalam masa pemulihan. Memang luka cukup dalam," terangnya. 

Dua tersangka ini disergap petugas di daerah Perak Surabaya, saat berada di salah satu tempat penginapan. 

"Salah satu dari dua tersangka ini, adalah atasan dari tersangka yang sebelumnya, juga kami lakukan tindakan tegas terukur juga. Jadi mereka sempat DPO," ungkapnya. 

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Dari dua tersangka ini, Satreskoba Polrestabes Surabaya membawa barang bukti sabu seberat 20 Kilogram, sajam jenis parang, yang ada di dalam tas ransel berwarna biru. 

"Beberapa orang masih dalam proses pengejaran, antara lain UA (bandar besar), P, dan B. Sementara ini saya laporkan dulu keatasan," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).