Minggu, 01 Feb 2026 23:48 WIB

Polisi Tembak Mati Bandar dan Kurir Narkoba di Surabaya, 20 Kg Sabu Diamankan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Sep 2020 16:26 WIB
Petugas saat membawa tersangka di RSUD dr Soetomo
Petugas saat membawa tersangka di RSUD dr Soetomo

Surabaya (selalu.id) - Polisi menembak mati dua orang yang berprofesi sebagai bandar dan kurir sabu di Surabaya. mereka ditembak lantaran berusaha melawan saat diamankan. Satu petugas terluka akibat sabetan senjata tajam.

Mereka berinisial R warga Palembang dan NK warga Jawa Timur. Keduanya diketahui adalah bandar besar kedua di Jawa Timur.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Keduanya merupakan kuda (kurir), dan bandar satu tingkat diatas Fajar yang kami tindak tegas beberapa waktu sebelumnya," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian di Kamar Jenazah RSU dr Soetomo, Senin (21/9/2020) dini hari.

Memo menjelaskan, diskresi kepolisian dengan memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap kedua pelaku bukan tanpa alasan. Mereka nekat menyerang petugas dengan sebilah senjata tajam (sajam), jenis parang.

"Dinilai membahayakan, kami terpaksa melakukan diskresi kepolisian dengan menembak mati kedua tersangka. Itu pun setelah tembakan peringatan kami tidak digubris," jelas Memo, pada awak media. 

Salah satu pasukannya yang terluka, sudah langsung ditangani oleh tim kesehatan. Bahkan petugas tersebut luka 5 Centimeter pada lengan kiri atas. 

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Korban sudah ditangani, dan dalam masa pemulihan. Memang luka cukup dalam," terangnya. 

Dua tersangka ini disergap petugas di daerah Perak Surabaya, saat berada di salah satu tempat penginapan. 

"Salah satu dari dua tersangka ini, adalah atasan dari tersangka yang sebelumnya, juga kami lakukan tindakan tegas terukur juga. Jadi mereka sempat DPO," ungkapnya. 

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Dari dua tersangka ini, Satreskoba Polrestabes Surabaya membawa barang bukti sabu seberat 20 Kilogram, sajam jenis parang, yang ada di dalam tas ransel berwarna biru. 

"Beberapa orang masih dalam proses pengejaran, antara lain UA (bandar besar), P, dan B. Sementara ini saya laporkan dulu keatasan," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.