Jumat, 05 Jun 2026 02:31 WIB

Waspada, Cuaca Ekstrem Landa Jatim hingga 13 Mei

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Mei 2023 09:06 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca ekstrem

Selalu.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan Jawa Timur akan dilanda cuaca ekstrem akibat adanya gangguan atmosfer, sejak tanggal 7 hingga 13 Mei 2023 mendatang.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan mengatakan bahwa saat ini sebagian wilayah Jawa Timur telah memasuki awal musim kemarau.

"Itu karena kondisi monsun Australia yang dingin dan kering telah aktif sehingga angin kencang bertiup melewati wilayah Jawa Timur cenderung dari arah Timur hingga Tenggara," kata Taufiq melalui keterangan rilisnya, Senin (8/5/2023).

Taufiq mengatakan, tidak semua wilayah Jatim  musim kemarau. Namun sebagian wilayah Jawa Timur juga terpantau masih dalam masa peralihan dari musim penghujan menuju musim kemarau

Kata dia, hal itu berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini di wilayah Jawa Timur menunjukkan adanya gangguan MJO dan Gelombang Ekuatorial Rossby.

Hal itu menyebabkan masih adanya potensi peningkatan pertumbuhan awan Cumulonimbus di beberapa wilayah Jawa Timur.

"Sehingga itu  masih berpotensi terjadi cuaca ekstrim seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang sesaat," jelasnya.

BMKG mencatat beerapa wilayah di Jawa Timur yang perlu diwaspadai memiliki potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (hujan lebat, genangan air, puting beliung maupun hujan es)  yaitu di wilayah Kab. Bangkalan, Kota Batu, Kota Blitar, Kab. Gresik, Kab. Lamongan, Kab. Sampang, Kota Surabaya, Kab. Tuban, Kab. Tulungagung, Kab. Mojokerto, Kab. Banyuwangi, Kab. Blitar, Kab. Bondowoso, Kab. Jombang, Kab. Kediri, Kab. Lumajang, Kab. Magetan, Kab. Malang, Kab. Nganjuk, Kab. Ngawi, Kab.

Kemudian, Pacitan, Kab. Pamekasan, Kab. Pasuruan, Kab. Ponorogo, Kab. Probolinggo, Kab. Sidoarjo, Kab. Situbondo, Kab. Sumenep, Kab. Bojonegoro, Kab. Jember, Kota Madiun, Kab. Madiun, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kab. Trenggalek. (Ade)

Baca Juga: Sederet Cara PMI Surabaya Deteksi Dini Penyakit Menular di Tengah Cuaca Ekstrem

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.