Pasar Induk Surabaya Sidotopo Vs Puspa Agro, Wakil Ketua DPRD: Harusnya Pemprov Malu
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 12 Apr 2023 16:16 WIB
selalu.id - Keberadaan Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS) yang disebut mendapat sokongan penuh dari Pemkot Surabaya diperbandingkan dengan kondisi Pasar Induk Puspa Agro yang dijagokan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Wakil Ketua DPRD Surabaya AH Thony menyebut bahwa keberadaan pasar induk di kabupaten/kota termasuk PISS mempengaruhi penjualan di pasar induk milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
"Seharusnya Pemprov Jatim mengambil langkah di tengah persaingan pasar induk ini," ujarnya kepada selalu.id.
Thony menilai seharusnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuat terobosan baru dengan tujuan meramaikan pasar induk miliknya ditengah persaingan pasar induk dengan kota/kabupaten. Bahkan Thony mengkritisi Pemprov Jatim seharusnya malu dengan kesuksesan pasar induk kota/kabupaten.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
"Kalau swasta mampu melaksanakan dengan sukses,tapi Provinsi tidak mampu ya malu dong. Jadi pemprov harus berkaca untuk membangun pasar induk,"imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, berdirinya Pasar Induk Surabaya Sidotopo menuai pro kontra di masyarakat serta pedagang pasar lain. Pemerintah Kota Surabaya dituding menyokong penuh keberadaan PISS tersebut tanpa memperdulikan kelangsungan hidup pasar-pasar yang lain.
Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan
"Gak usah menyuapi atau sampai menfasilitasi, operasi ini (distribusi barang pasar) tidak boleh masuk ke tempat lain (pasar-pasar lain) itu keterlaluan,"tegasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi