Kamis, 04 Jun 2026 12:08 WIB

Teladani Bung Karno, BMI Surabaya Tolak Keras Timnas Israel di Piala Dunia U20

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 25 Mar 2023 17:01 WIB
Ketua BMI Surabaya, Fuad Benardi
Ketua BMI Surabaya, Fuad Benardi

selalu.id - Senada dengan PDIP Surabaya, Banteng Muda Indonesia (BMI) Surabaya yang merupakan organisasi sayap (underbow) juga menolak kehadiran Timnas Israel dalam Piala Dunia U20 yang akan diselenggarakan mulai 20 mei-11 juni 2023.

Ketua DPC BMI Surabaya, Fuad Benardi mengatakan, selama Israel melakukan praktik kolonialisme dan imperialisme terhadap Palestina, maka BMI Surabaya menolak kehadiran mereka di Indonesia,khususnya Surabaya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan dimana menjunjung tinggi keadilan dan saling menghargai antar manusia yang bertolak belakang dengan perlakuan Israel terhadap Palestina.

"Ajang Piala Dunia yang dipakai sebagai ajang untuk mempersatukan antar umat manusia dari seluruh dunia tidak boleh dicampuri oleh praktek penjajahan dan merampas hak orang lain," ujar Fuad.

"Penolakan terhadap Israel juga menjadi dukungan dan support moral kepada Palestina yang terus dijajah dan masyarakatnya tidak bisa hidup tenang," tegas Fuad.

Penolakan ini sesuai dengan konstitusi UUD 1945,dalam pembukaan menyatakan secara tegas bahwa Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan prikemanusian dan prikeadilan.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Penolakan ini, lanjut Fuad, senada dengan tindakan Bung Karno saat Timnas Indonesia menolak bermain melawan Timnas Israel dalam kualifikasi Piala Dunia 1958. Padahal, ketika itu Indonesia mempunyai peluang lolos ke Piala Dunia.

Dalam hal ini, BMI Surabaya juga mendorong Pemerintah Kota Surabaya (khususnya Walikota Eri Cahyadi) untuk ikut menolak Timnas Israel.

"Jangan sampai tanah Kota Pahlawan yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan kita mati-matian diinjak oleh negara yang melakukan tindakan kolonialisme dan imperialisme!," tegas Fuad.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Apalagi Walikota (Eri Cahyadi) merupakan kader PDIP yang seharusnya selaras dan senada dengan ajaran dan paham Bung Karno," ujar Fuad.

Beberapa kepala daerah dari PDIP juga mengeluarkan statemen penolakan,mulai dari Gubernur Bali (I Wayan Koster) dan Gubernur Jawa Tengah (Ganjar Pranowo).
Surabaya menjadi salah satu nominasi tuan rumah Piala Dunia U-20 selain Bali, Jakarta, Bandung, Solo dan Palembang yang nantinya oleh FIFA akan dipilih 4 kota tuan rumah Piala Dunia U-20. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.