Minggu, 19 Jul 2026 21:53 WIB

Rayakan Valentine, Ketan Punel Surabaya Hadirkan Menu Spesial Berbentuk Hati

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Feb 2023 17:39 WIB
Ketan edisi valentine
Ketan edisi valentine

selalu.id - Macam-macam inovasi dilakukan oleh berbagai tempat makan dan kuliner guna  memeriahkan perayaan Valentine's Day. Harapannya, menarik minat para pembeli agar mau singgah menikmati sajian spesial di Hari Kasih Sayang tersebut yang jatuh pada 14 Pebruari.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu tempat kulineran yang berada di Jalan Raya Darmo Surabaya, yakni Kedai Ketan Punel. Kedai yang terletak di pas seberang Taman Bungkul ini menyajikan menu ketan spesial. Yakni Ketan Valentine.
"Jadi disesuaikan dengan namanya Ketan Valentine, hanya ada pas di moment spesial. Yakni di Hari Kasih Sayang. Kami mencoba hadirkan menu ketan yang tidak ada di hari-hari biasanya," ujar Wahyu Darmawan, pemilik Kedai Ketan Punel.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Dipaparkan Wahyu, Ketan Valentine tersebut disajikan dengan olahan ketan berbentuk hati (love) plus ditaburi kelapa warna pink. Ketan Valentine ini identik dengan nuansa cinta.

"Sengaja ketannya disajikan dalam bentuk love. Sama dengan lambang hati dan identik dengan ungkapan cinta.  Sedangkan kelapanya berwarna pink, warna yang penuh cinta dan sayang," jelas Wahyu.

Kelapa warna pink tersebut, rasanya manis. Adapun warna pinknya tersebut berasal dari pewarna kue.

"Jadi untuk warnanya dari bahan kue, tidak ada masalah, aman untuk dikonsumsi," imbuhnya.

Lebih lanjut, bapak dua anak ini menuturkan bahwa tempat usahanya tersebut setiap tahun konsisten menghadirkan menu Ketan Valentine. Ini dilakukan agar pasangan yang merayakan Valentine's Day bisa mendapatkan alternatif pilihan bila ingin memberi hadiah untuk pasangannya.

"Ibaratnya Valentine tidak hanya identik dengan bunga atau cokelat, seperti yang selama ini dilakukan. Bisa juga lho Valentinan dengan ketan. Jadi, ungkapkan sayang dan cinta kepada pasangan atau orang terkasih dengan ketan," kata mantan jurnalis media cetak ini.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Adapun harga yang dibanderol untuk Ketan Valentine tersebut hanya  Rp 8 ribu per porsi.

"Pembelinya tidak hanya dari.golongan ABG. Namun juga dari kalangan pasutri dan juga ibu ibu setengah baya. Rata-rata mereka penasaran dengan Ketan Valentine tersebut," imbuh pria asal Madiun ini.

Sementara itu, dikatakan Yuni, salah satu penikmat ketan valentine, dirinya penasaran dengan ketan valentine tersebut.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

"Karena pengen tahu kayak apa ketannya, jadi langsung saja saya pesan. Penasaran seperti apa rasanya. Ternyata enak. Kelapanya manis dan ketannya gurih," ujar Yuni sambil menyeruput teh rosela hangat sebagai sandingan Ketan Valentine.

Hal senada diungkapkan Ibu Ningsih, dirinya sebenarnya tidak tahu kalau ada menu ketan valentine. Sebenarnya dirinya ingin memesan ketan bubuk kedelai dan ketan durian.

"Saya kalau ke kedai ketan punel, biasanya pesan ketan original bubuk kedelai dan ketan durian. Ternyata ada ketan valentine, saya coba pesan saja, ingin tahu rasanya. Ketika sudah saya incipi, rasanya enak, seperti enten-enten atau koci-koci," kata wanita berhijab ini.

Selama ini, sajian menu ketan yang unik juga sering dihadirkan oleh Kedai Ketan Punel Surabaya dalam menyambut momen-momen kebangsaan maupun perhelatan event olahraga dunia. Seperti  saat peringatan 17 Agustus, Kedai Ketan Punel juga menyajikan menu Ketan Merah Putih. Pun demikian saat digelarnya Bulan Ramadhan, juga tersedia menu Ketan Kurma. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.