Rabu, 02 Sep 2026 10:07 WIB

Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Pelakat Ayam Goreng Suharti (dok:ist)
Pelakat Ayam Goreng Suharti (dok:ist)

selalu.id - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai melakukan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) terhadap Rumah Makan Ayam Goreng Ny. Suharti untuk masa pajak Juni 2025 hingga Mei 2026, berdasarkan surat perintah yang diterbitkan pada Juli 2026.

Pemeriksaan diawali dengan diterbitkannya Surat Undangan Nomor 900.1.13.1/7919/436.8.3/2026 tertanggal 8 Juli 2026 yang mengundang manajemen AG. Ny. Suharti menghadiri rapat koordinasi di Kantor Bapenda pada 15 Juli 2026. 

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Agenda rapat membahas pemeriksaan PBJT sektor makanan dan minuman.
Selanjutnya, Bapenda menerbitkan Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Nomor 900.1.13.1/8285/436.8.3/2026 tertanggal 13 Juli 2026. Dalam surat tersebut disebutkan pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kepala Bapenda Kota Surabaya Nomor 900.1.13.1/8149/436.8.3/2026 tertanggal 9 Juli 2026.

Tersurat, ruang lingkup pemeriksaan meliputi kewajiban PBJT selama periode Juni 2025 hingga Mei 2026. Untuk mendukung proses tersebut, Bapenda meminta perusahaan menyerahkan sejumlah dokumen administrasi, keuangan, dan perpajakan.

Dokumen yang diminta antara lain neraca perusahaan, laporan laba rugi, buku besar kas dan bank, buku penjualan dan pembelian, bukti transaksi penjualan, rekening koran seluruh bank, laporan okupansi (occupancy report), dokumen perpajakan, serta Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan dua tahun terakhir beserta data pendukung lainnya.

Permintaan dokumen tersebut menunjukkan pemeriksaan mencakup pengujian atas kesesuaian pembukuan perusahaan, transaksi usaha, dan kewajiban perpajakan yang telah dilaporkan kepada pemerintah daerah.

Selain itu, permintaan rekening koran seluruh bank serta data penjualan mengindikasikan pemeriksaan berpotensi mencakup keseluruhan aktivitas usaha AG. Ny. Suharti di Kota Surabaya. Namun hingga kini, Bapenda belum memberikan penjelasan resmi mengenai cakupan objek pemeriksaan tersebut.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Seorang sumber internal yang mengetahui proses pemeriksaan membenarkan bahwa pihak perusahaan telah menerima surat pemberitahuan pemeriksaan dari Bapenda.

"Benar, surat pemberitahuan pemeriksaan dari Bapenda sudah kami terima," ujarnya kepada saat ditemui, Sabtu (18/7/2026).

Ia juga menyatakan manajemen akan bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Kalau saya, sebagai warga negara yang taat ya seharusnya menghormati kewenangan pemerintah dalam menjalankan tugas pemeriksaan. Seluruh proses harus diikuti secara kooperatif sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Hingga berita ini ditulis, pemeriksaan masih berlangsung dan Bapenda Kota Surabaya belum menyampaikan hasil maupun kesimpulan resmi atas proses tersebut. 

Pemeriksaan administrasi perpajakan ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan kepatuhan wajib pajak dan tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

Kendati demikian, BGN belum menarik kesimpulan resmi bahwa santapan dari SPPG Kalitengah merupakan penyebab utama keracunan massal ini.

Ini Nama Dapur SPPG yang Diduga Bikin Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan MBG

Atas peristiwa ini, pihak BGN menyampaikan permohonan maaf terbuka dan memastikan fokus utama saat ini adalah kesembuhan para korban.

Ratusan Santri Sidoarjo Keracunan MBG Dirawat di 7 Rumah Sakit, Ini Daftarnya

Saat ini para santri tengah dirawat intensif. Sample makanan juga sedang diuji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti peristiwa ini.

Santri Keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo Bertambah, Kini Tembus 367

Saat ini tim medis dan pihak berwenang terus bersiaga melakukan pendataan lanjutan di lapangan, mengingat data pasien keluar-masuk rumah sakit masih dinamis.

Kronologi Menegangkan Ratusan Santri di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo saat Keracunan MBG

Hingga kini, penyebab pasti keracunan massal yang menimpa ratusan santri tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan dinas kesehatan setempat.

Update Keracunan MBG di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo, Korbannya 112 Santri

Camat Tanggulangin, Arie Prabowo mengonfirmasi bahwa angka tersebut masih merupakan data sementara. Hingga kini, pendataan terhadap para korban terus dilakukan.