Jumat, 17 Jul 2026 22:16 WIB

Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Ilustrasi tawuran kelompok remaja. (Dok. Google Gemini).
Ilustrasi tawuran kelompok remaja. (Dok. Google Gemini).

selalu.id - Polisi menggagalkan aksi tawuran oleh kelompok remaja di Jalan Dupak Magersari, Surabaya. Tiga orang diamankan dalam penyergapan itu.

Adalah Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Jawa Timur yang menggagalkan aksi tawuran tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Awalnya, tim mengamankan tujuh anggota kelompok yang dikenal dengan nama Habogank sebelum bentrokan terjadi.

Dari tujuh orang yang diamankan, tiga di antaranya kini diproses hukum di Polsek Bubutan . Mereka berinisial DP (19), VAD (17), dan AD (15).

"Ada tiga orang yang diproses lanjut, masing-masing berinisial DP, VAD, dan AD," kata Kapolsek Bubutan, Kompol Sandi Putra, Jumat (17/7/2026).

Dalam penyelidikan, kelompok tersebut diduga telah merencanakan aksi tawuran. Mereka datang ke lokasi secara berboncengan menggunakan sepeda motor dengan membawa tiga senjata tajam.

Sesampainya di Jalan Dupak Magersari, kelompok Habogank disebut bertemu dengan kelompok lain yang dikenal sebagai Gang Durian Runtuh. 

Baca Juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Polisi menduga kedua kelompok sama-sama membawa senjata tajam sehingga potensi bentrokan dapat dicegah sebelum terjadi.

Selain mengamankan para remaja tersebut, polisi juga menyita tiga senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut. 

Seluruh anggota kelompok kemudian dibawa ke Polsek Bubutan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Pembukaan Toko Mihol Spiritshaus di Barata Jaya Surabaya Ditolak Warga

Kompol Sandi mengatakan ketiga pemuda tersebut diproses sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Kasus ini menunjukkan bahwa fenomena tawuran antar kelompok remaja masih menjadi tantangan di Kota Pahlawan. 

Polisi pun mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Komitmen Universitas Ciputra Surabaya: Musibah Tak Boleh Memutus Kesempatan Mahasiswa Meraih Cita-Cita

Langkah ini dilakukan agar studi tetap berjalan hingga lulus, meski orang tua atau penanggung biaya pendidikan meninggal dunia.

Wyndham Surabaya Hadirkan Pengalaman Gaya Hidup yang Personal Lewat Peragaan Busana

Lewat acara ini Wyndham Surabaya ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan kreativitas dan gaya hidup, sekaligus mendukung perkembangan talenta lokal.

Dari Beasiswa Rp59 Miliar hingga Sekolah Rakyat, Langkah Pemkab Jember Dongkrak Kualitas Pendidikan

Pemkab Jember saat ini juga tengah memperluas kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri untuk membuka program beasiswa internasional.

Pelindo Siap Dukung Pembukaan Jalur Penyeberangan Celukan Bawang–Jangkar

Langkah itu ditegaskan sebagai alternatif untuk mendistribusikan arus kendaraan dan mengurangi kepadatan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Icha Chellow, Mala Agatha dan Tim Kreatif Dilaporkan ke Polisi Soal Lagu Gapapa

Ketua Yakuza Maneges Mojokerto, Mokh Zulfa Asadul Millah, menyebut pelaporan dilakukan karena menilai karya tersebut bisa berdampak buruk bagi anak muda.

Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

Polisi saat ini masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan tersangka dalam kasus curanmor lain. Karena tersangka merupakan residivis dan spesialis.