Selasa, 21 Jul 2026 18:42 WIB

Ketua DPRD Jatim Kusnadi Diperiksa 9 Jam oleh KPK Terkait Dana Hibah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Jan 2023 20:56 WIB
Ketua DPRD Jatim Kusnadi usai diperiksa KPK
Ketua DPRD Jatim Kusnadi usai diperiksa KPK

selalu.id - Usai diperiksa sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 9 jam terkait kasus dana hibah, Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi enggan berkomentar banyak terkait pertanyaan apa saja yang dilontarkan penyidik.

Pantauan selalu.id di gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jatim, Sidoarjo, pada Rabu (25/1/2023), diketahui Kusnadi telah mendatangi kantor BPKP sejak pukul 10.00 WIB dan keluar dari gedung sekitar pukul 18.53 WIB.

Baca Juga: Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

Saat ditanya awak media terkait pemeriksaan dirinya terhadap KPK, Kusnadi enggan berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan semua berada di ranah penyidik.

"Biar KPK yang menjawab. Ya saya juga tidak bisa menjawab itu (kasus dana hibah). Karena itu ranahnya KPK,"tegasnya, pada awak media.

Kusnadi menyampaikan, terkait pertanyaan apa saja yang dilontarkan KPK terhadap dirinya, hanyalah seputar Kasus Dana Hibah yang menyeret dugaan korupsi yang dilakukan tersangka Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Simanjuntak.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

"Menyangkut semua lah (dana hibah), saya gak hitung (berapa pertanyaan),"terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 17 pimpinan Provinsi dan DPRD Jawa Timur diperiksa penyidik KPk hari ini. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Berikut 17 orang saksi yang diperiksa KPK pada Rabu:

1. Rudi (PNS pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sampang)
2. Hodari (Kepala Desa Robatal)
3. Ahmad Firdausi (Camat Robatal)
4. Edy Tambeng Widjaja (Kadis PU dan Bina Marga Jatim)
5. Baju Trihaksoro (Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jatim -- kini Kadis Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Jatim)
6. Muhammad Isha Anshori (Kadis PU Sumber Daya Air Provinsi Jatim -- kini menjabat Kadis Kelautan dan Perikanan Jatim)
7. Andik Fadjar Tjahjanto (Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur)
8. Moh. Holil Affandi (Swasta)
9. Kusnadi (Ketua DPRD Provinsi Jatim)
10. Anik (Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim)
11. Anwar Sadad (Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim)
12. Achmad Iskandar (Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim)
13. Angga Ariquint (Staf Bidang Rendalev BAPPEDA Provinsi Jatim)
14. Arief Rachman Hakim (Staf Bidang Rendalev BAPPEDA Provinsi Jatim)
15. Moh. Huda Prabawa (Staf Bidang Rendalev BAPPEDA Provinsi Jatim)
16. Nining Lustari (Staf Bidang Rendalev BAPPEDA Provinsi Jatim)
17. Ikmal Putra (Kabid Randalev BAPPEDA Provinsi Jatim). (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik, Seperti Cintamu ke Dia

Kondisi ini menambah tren kurang baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat naik tipis beberapa hari lalu.