Jumat, 23 Okt 2026 04:04 WIB

Ketua DPRD Jatim Kusnadi Diperiksa 9 Jam oleh KPK Terkait Dana Hibah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Jan 2023 20:56 WIB
Ketua DPRD Jatim Kusnadi usai diperiksa KPK
Ketua DPRD Jatim Kusnadi usai diperiksa KPK

selalu.id - Usai diperiksa sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 9 jam terkait kasus dana hibah, Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi enggan berkomentar banyak terkait pertanyaan apa saja yang dilontarkan penyidik.

Pantauan selalu.id di gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jatim, Sidoarjo, pada Rabu (25/1/2023), diketahui Kusnadi telah mendatangi kantor BPKP sejak pukul 10.00 WIB dan keluar dari gedung sekitar pukul 18.53 WIB.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Saat ditanya awak media terkait pemeriksaan dirinya terhadap KPK, Kusnadi enggan berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan semua berada di ranah penyidik.

"Biar KPK yang menjawab. Ya saya juga tidak bisa menjawab itu (kasus dana hibah). Karena itu ranahnya KPK,"tegasnya, pada awak media.

Kusnadi menyampaikan, terkait pertanyaan apa saja yang dilontarkan KPK terhadap dirinya, hanyalah seputar Kasus Dana Hibah yang menyeret dugaan korupsi yang dilakukan tersangka Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Simanjuntak.

Baca Juga: Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

"Menyangkut semua lah (dana hibah), saya gak hitung (berapa pertanyaan),"terangnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 17 pimpinan Provinsi dan DPRD Jawa Timur diperiksa penyidik KPk hari ini. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berikut 17 orang saksi yang diperiksa KPK pada Rabu:

1. Rudi (PNS pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sampang)
2. Hodari (Kepala Desa Robatal)
3. Ahmad Firdausi (Camat Robatal)
4. Edy Tambeng Widjaja (Kadis PU dan Bina Marga Jatim)
5. Baju Trihaksoro (Kadis Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jatim -- kini Kadis Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Jatim)
6. Muhammad Isha Anshori (Kadis PU Sumber Daya Air Provinsi Jatim -- kini menjabat Kadis Kelautan dan Perikanan Jatim)
7. Andik Fadjar Tjahjanto (Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Timur)
8. Moh. Holil Affandi (Swasta)
9. Kusnadi (Ketua DPRD Provinsi Jatim)
10. Anik (Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim)
11. Anwar Sadad (Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim)
12. Achmad Iskandar (Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim)
13. Angga Ariquint (Staf Bidang Rendalev BAPPEDA Provinsi Jatim)
14. Arief Rachman Hakim (Staf Bidang Rendalev BAPPEDA Provinsi Jatim)
15. Moh. Huda Prabawa (Staf Bidang Rendalev BAPPEDA Provinsi Jatim)
16. Nining Lustari (Staf Bidang Rendalev BAPPEDA Provinsi Jatim)
17. Ikmal Putra (Kabid Randalev BAPPEDA Provinsi Jatim). (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.