Senin, 24 Agu 2026 14:14 WIB

PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Konsolidasi Internal DPD PDIP Jatim bersama Megawati di Vasa Hotel Surabaya. (Foto: dony/selalu.id)
Konsolidasi Internal DPD PDIP Jatim bersama Megawati di Vasa Hotel Surabaya. (Foto: dony/selalu.id)

selalu.id - Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jawa Timur secara resmi menetapkan sasaran strategis: memenangkan Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029 sekaligus mengembalikan posisi partai sebagai kekuatan politik nomor satu di tingkat provinsi maupun daerah. 

Pernyataan tegas ini disampaikan Ketua DPD PDIP Jawa Timur MH Sai Abdullah dalam rapat konsolidasi partai yang berlangsung di Vasa Hotel Surabaya, Minggu (23/8/2026), dihadiri langsung Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri beserta Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

“Saatnya PDIP Jawa Timur memiliki Gubernur. Tidak ada keraguan kita akan menang Pileg dan Pilgub tahun 2029. Jawa Timur menuju 2029 kembali menang, kembali nomor satu,” ujar Said membuka arah kebijakan partai.

Langkah ini didasari evaluasi atas penurunan perolehan suara pada Pemilu 2024 kursi DPR‑RI turun dari 20 menjadi 19 kursi, DPRD Provinsi berkurang 6 kursi, sedangkan jumlah kursi di tingkat kabupaten/kota turun sebanyak 8 kursi.

Guna memperbaiki kinerja sekaligus memperkuat posisi elektoral, PDIP Jatim telah membangun sistem pemetaan basis pemilih yang merinci kekuatan maupun kelemahan partai hingga ke tingkat desa, kelurahan, bahkan setiap Tempat Pemungutan Suara.

“Kami miliki sistem peta basis pemilih lengkap lewat dasbor berbasis teknologi informasi – tercatat nama, alamat, wilayah yang kuat maupun yang masih perlu ditingkatkan, mulai tingkat kabupaten sampai kelurahan,” jelas Said.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Data internal ini diperkuat kerja sama dengan tim konsultan eksternal yang kontraknya berlaku hingga tahun 2027, hasil analisis akan disatukan untuk menyusun langkah‑langkah taktis yang lebih tepat. Saat ini, partai juga mencatat adanya modal politik berupa 12 kepala daerah yang telah memenangkan pemilihan sebelumnya.

Mulai September 2026, seluruh jajaran PDIP di Jawa Timur akan menghentikan pemasangan spanduk dan alat peraga sejenis di sepanjang jalan raya. “Kebijakan ini demi menjaga lingkungan serta kerapian ruang umum,” kata Said.

Sebagai gantinya, seluruh pengurus mulai tingkat DPD, DPC, PAC hingga Ranting wajib aktif melaporkan serta menyebarluaskan kegiatan lewat akun media sosial masing‑masing. Perkembangan serta pelaksanaan kewajiban ini akan dipantau langsung oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat. Langkah ini diselaraskan dengan komitmen rutin menjaga lingkungan serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan struktur partai setiap enam bulan sekali.

Baca Juga: Pemain dan Penonton Soekarno Cup 2026 Hening Cipta untuk Korban Gempa Flores

Kinerja anggota dewan juga akan diawasi jauh lebih ketat. Mulai awal tahun 2027, pelaksanaan reses anggota DPR‑RI maupun DPRD akan dipantau, dievaluasi, serta dipertanggung‑jawabkan berbasis data yang terus diperbarui setiap tiga bulan. “Kami akan bedah satu‑persatu daerah pemilihan, kecamatan, kelurahan, sampai ke TPS,” tegas Said.

Seluruh pelaporan kegiatan kini dikelola lewat sistem daring: lokasi serta bukti kehadiran dicatat secara otomatis sehingga pelaporan yang tidak benar atau tidak sesuai fakta tidak akan bisa lagi terjadi. Setiap enam bulan, partai juga akan melaksanakan survei mandiri guna mengukur efektivitas program serta kehadiran para wakil rakyat di tengah masyarakat.

“Seluruh struktur memiliki tugas dan tekad yang serupa memperkuat akar rumput, memperbaiki kekurangan masa lalu, meraih kemenangan mutlak pada Pemilihan Legislatif dan yang paling penting, memenangkan pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2029,” pungkas Said Abdullah menutup pemaparannya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Menikmati Jajanan Jadul di Kampung Kuliner, Wawali Mojokerto: Kita Bakal Perkuat Karakter

Konsep kampung kuliner bernuansa tempo dulu masih dapat dikembangkan dengan memperkuat karakter menu.

Jatanras Polda Jatim Ringkus Curanmor Warung Soto Sidoarjo asal Bangkalan

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu, 22 Juli 2026 sekitar pukul 03.30 WIB di Warung Soto Ayam Mada.

Begini Cara Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Harus ke Kantor Samsat

Layanan ini menjadi salah satu cara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Bapenda Provinsi Jawa Timur mendekatkan pelayanan pajak kepada masyarakat.

Perayaan Kemerdekaan di Sidoarjo Diwarnai Aksi Peduli Korban Gempa NTT

selalu.id - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sidoarjo tidak hanya berlangsung dalam suasana suka cita. Di tengah doa bersama dan tasyakuran yang digelar di

Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

Di tengah situasi yang penuh kepanikan, Angga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut tidak berpikir panjang.

Adu Taktik Kemerdekaan, Saat Jurnalis Surabaya Rayakan HUT ke-81 RI Lewat Turnamen Domino

Tak hanya laga domino, kemeriahan ajang ini turut dirangkai dengan Lomba Foto On The Spot yang terbuka bagi masyarakat umum.