Kamis, 04 Jun 2026 07:52 WIB

Mahasiswa Timor Leste ini Bawa Tim Volly Jatim Maju Perempat Final Porseni NU

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 20 Jan 2023 10:25 WIB
Khairunnisa Ramoscosta
Khairunnisa Ramoscosta

selalu.id - Perjuangan Tim Bola VollyPutri kategori mahasiswa kontingen Jawa Timur membuahkan semangat baru, lantaran mereka telah memperoleh satu tiket menuju delapan besar atau perempat final. Capaian tersebut mereka raih setelah mengalahkan Tim Perwakilan PWNU Jawa Barat dengan skor pada set pertama 14-25 dan di set kedua harus menyerah dengan angka 25-15 untuk kemenangan Jawa Timur dalam pertandingan terakhir fase group di GOR Manahan Solo pada Rabu, (18/1 2023).

Di balik kemenangan tim bola voli putri kategori mahasiswa kontingen Jawa Timur, terdapat pemain asal Timor Leste, Khairunnisa Ramoscosta merupakan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), dirinya didelegasikan UNUSA untuk memperkuat tim bola voli PWNU Jawa Timur.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Mahasiswa dari Program Studi Keperawatan UNUSA tersebut merupakan eks pemain Tim Nasional (TIMNAS) Timor Leste. Ia menceritakan, bahwa sebelum memperkuat kontingen Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim cabor bola voli di Porseni NU, dirinya pernah membela Timnas Timor Leste di olahraga yang sama. Pemain bernomor punggung 3 tersebut mengaku bahagia karena bisa membawa tim voli Jatim 1 lolos penyisihan grup dan melaju ke 8 besar.

"Saya merasa sangat bangga. Di Timor Leste saya sempat masuk timnas dan sekarang berkesempatan memperkuat kontingen Jatim bersama teman-teman UNUSA. Alhamdulilah, hari ini kami menang melawan Jabar dan masuk Delapan Besar," ungkap Nisa.

Perempuan yang memperoleh beasiswa di UNUSA tersebut mengungkapkan, bahwa kunci keberhasilan tim bola voli Jatim 1 di ajang ini berkat doa dari seluruh pihak yang mendukungnya. Selain itu, arahan pelatih juga berjalan baik dan masing-masing pemain menguatkan komunikasi sebelum melakoni pertandingan.

"Kunci perjalanan tim kami yang utama adalah do’a, kemudian dalam satu Tim kami saling menguatkan melalui komunikasi sebelum masuk lapangan. Kami juga menjalankan arahan para pelatih. Di lapangan kita enjoy dan tidak emosi karena akan terjadi miskomunikasi. Untuk babak selanjutnya, kami akan menyiapkan fisik dan mental," imbuhnya.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Nisa menceritakan pengalamannya yang sempat memperkuat Timnas Timor Leste dalam Cabang serupa hingga berkesempatan memperkuat Tim Jatim di PORSENI NU 2023. Dirinya merasa sangat bangga karena di Timor Leste dia sempat masuk Timnas. Dan sini, dia juga bisa belajar serta berkesempatan memperkuat Tim Jatim atas dukungan kampusnya, yakni UNUSA.

Dalam atmosfer pertandingan di PORSENI NU 2023, ia berpandangan di Indonesia sangat bagus dan sportif, sehingga bisa ia jadikan tambahan wawasan dan pengalamannya.

"Saya rasa sangat bagus dan sportif sekali, kesempatan bermain di Indonesia ini bisa menambah wawasan dan pengalaman saya untuk mendalami Olahraga Voli. Yang berharga disini adalah relasi dan hubungan, turnamen yang diikuti oleh perwakilan setiap Provinsi ini ada di PORSENI NU, jadi kita mendapat relasi yang banyak dan menambah persaudaraan," ungkapnya dengan logat yang khas Timor Leste.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Ia juga mengajak Tim kesayangannya untuk tetap semangat dan tidak lupa meminta Doa dari para Kiai NU di Jawa Timur agar bisa mendapatkan juara. Untuk Tim Jatim selalu semangat, jangan menyerah, Jatim bisa, pasti Juara.

"Kami juga mengharapkan Doa dan restu dari para Kiai Nahdlatul Ulama Jawa Timur agar bisa masuk di Final dengan lancar dan tidak ada kendala apapun," ungkapnya penuh harap. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.