Senin, 02 Feb 2026 18:25 WIB

Dikelola Swadaya, Pasar Semolowaru Surabaya Peroleh Laba 4 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Des 2022 12:28 WIB
Rapat Anggota Tahunan koperasi Pasar Semolowaru, Surabaya
Rapat Anggota Tahunan koperasi Pasar Semolowaru, Surabaya

selalu.id - Pasar Semolowaru Surabaya yang dikelola swadaya oleh koperasi warga setempat memperoleh labah sebesar 4 persen. Hal ini disampaikan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) ketiga.

Ketua Koperasi Semolowaru Dadi Rukun (KSDR), Priya Aji Pambudi menyebutkan bahwa perolehan ini sekaligus menepis tudingan kondisi finansial pasar yang menjadi aset Pemkot Surabaya tersebut kurang bagus.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Priya Aji Pambudi menjelaskan, dalam RAT ketiga KSDR tahun 2021 ini membahas masalah pembukuan keuangan yang disaksikan Dinas Koperasi Kota Surabaya. Dan alhasil pihak pengelola pasar Semolowaru memperoleh keuntungan 4 persen untuk tahun 2021 dari saldo Rp. 79.000.000.

"Dibanding tahun lalu kita naik 4 persen," kata pria yang akrab disapa Yayok tersebut.

Yayok menerangkan, RAT ketiga ini diikuti oleh sekitar 108 pedagang yang merupakan anggota KSDR dan laporannya akan disampaikan ke Dinas Koperasi Surabaya. Sedangkan terkait gugatan Noer Qodim yang menggugat KSDR mempunyai tanggungan hutang dinilai Yayok bahwa sejauh ini pihaknya telah menyiapkan saksi untuk persidangan berikutnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Yang kedua membahas masalah pak Qodim yang intinya kita digugat dari pak Qodim sendiri, itu sudah dilimpahkan ke pengadilan tinggal menunggu keputusan dari pengadilan," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pengaduan Masyarakat DPP Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jatim, Miko Saleh yang selama ini mendampingi KSDR mengatakan bahwa pengelolaan pasar Semolowaru sekarang sudah 'on the track' Hal tersebut terlihat dari surplus keuangan yang tercatat dan disampaikan dalam RAT sekarang.

"Kalau selama ini kita lihat kondisi keuangan ini cukup signifikan, bisa ada wujud ke para anggota bahwa mereka memiliki surplus 4 persen. Saya rasa cukup bagus lah," ucap Miko.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Dengan catatan keuntungan tersebut, Miko menjelaskan bahwa aset Pemkot Surabaya itu mengalami kemajuan dan isu kondisi keuangan yang kurang bagus ketika dikelola KSDR hanya isapan jempol.

"Memang ada suatu kepentingan-kepentingan yang tidak sehat, yang mana adanya KSDR yang muncul itu mereka punya niatan yang tidak baik," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.