Minggu, 06 Sep 2026 16:06 WIB

Polrestabes Surabaya Perketat Penjagaan Pascaperistiwa Bom di Astana Anyar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Des 2022 15:20 WIB
Penjagaan pintuasuk di Polrestabes Surabaya
Penjagaan pintuasuk di Polrestabes Surabaya

selalu.id - Pascaperistiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat oleh seorang pria yang tak dikenal hingga menyebabkan anggota Polisi meninggal pada Rabu (7/12/2022) pagi, Polisi di Surabaya memperketat penjagaan.

Mencegah peristiwa tersebut terjadi lagi, semua markas polisi di Surabaya sigap memperketat keamanan, salah satunya Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchammad Fakih mengatakan, pihaknya langsung memperketat SOP keluar masuk masyarakat ke dalam Mapolres.

"Kami dari polrestabes pamako setiap kali ada masyarakat yang masuk kita lakukan SOP pemeriksaan yang ada. Kita siapkan anjing pelacak, barang bawaan kita periksa satu-satu,"kata Kompol Fakih, kepada wartawan.

Kompol Fakih menerangkan, pascaperistiwa bom bunuh diri di Bandung, Mapolres Surabaya langsung melakukan pengetatan dan pengecekan di setiap pintu masuk.

"Pada dasarnya setelah ada kejadian di Jabar, memperkuat untuk penjagaan kita agar tetap waspada,"ujarnya.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Pantauan selalu.id, tampak satu persatu pengunjung yang masuk ke Mapolrestabes Surabaya dilakukan pengecekan secara mendetail oleh aparat keamanan.

Pengunjung diminta untuk melepaskan jaket serta harus melewati body scanner. Bahkan, setiap kendaraan roda empat masuk juga diperketat pemeriksaan. Disiapkan juga anjing pelacak yang dilatih untuk mendeteksi benda-benda mencurigakan.

Lebih lanjut Fakih menyampaikan, pihaknya juga telah mengintruksikan semua polsek jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Perintah dari pimpinan kita sudah koordinasi dengan polsek jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan terkait dengan adanya bom di bandung,"jelasnya.

Ia menambahkan, Polretabes Surabaya tidak ada penambahan personil penjagaan, hanya meningkatkan kewaspadaan dengan personil yang ada. 

"Siagakan (personil) yang ada untuk meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.