Rabu, 21 Okt 2026 20:39 WIB

Polrestabes Surabaya Perketat Penjagaan Pascaperistiwa Bom di Astana Anyar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 07 Des 2022 15:20 WIB
Penjagaan pintuasuk di Polrestabes Surabaya
Penjagaan pintuasuk di Polrestabes Surabaya

selalu.id - Pascaperistiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat oleh seorang pria yang tak dikenal hingga menyebabkan anggota Polisi meninggal pada Rabu (7/12/2022) pagi, Polisi di Surabaya memperketat penjagaan.

Mencegah peristiwa tersebut terjadi lagi, semua markas polisi di Surabaya sigap memperketat keamanan, salah satunya Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchammad Fakih mengatakan, pihaknya langsung memperketat SOP keluar masuk masyarakat ke dalam Mapolres.

"Kami dari polrestabes pamako setiap kali ada masyarakat yang masuk kita lakukan SOP pemeriksaan yang ada. Kita siapkan anjing pelacak, barang bawaan kita periksa satu-satu,"kata Kompol Fakih, kepada wartawan.

Kompol Fakih menerangkan, pascaperistiwa bom bunuh diri di Bandung, Mapolres Surabaya langsung melakukan pengetatan dan pengecekan di setiap pintu masuk.

"Pada dasarnya setelah ada kejadian di Jabar, memperkuat untuk penjagaan kita agar tetap waspada,"ujarnya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Pantauan selalu.id, tampak satu persatu pengunjung yang masuk ke Mapolrestabes Surabaya dilakukan pengecekan secara mendetail oleh aparat keamanan.

Pengunjung diminta untuk melepaskan jaket serta harus melewati body scanner. Bahkan, setiap kendaraan roda empat masuk juga diperketat pemeriksaan. Disiapkan juga anjing pelacak yang dilatih untuk mendeteksi benda-benda mencurigakan.

Lebih lanjut Fakih menyampaikan, pihaknya juga telah mengintruksikan semua polsek jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: Aprindo Dukung Zero Odol, Desak Pemilik Barang Juga Bertanggung Jawab

"Perintah dari pimpinan kita sudah koordinasi dengan polsek jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan terkait dengan adanya bom di bandung,"jelasnya.

Ia menambahkan, Polretabes Surabaya tidak ada penambahan personil penjagaan, hanya meningkatkan kewaspadaan dengan personil yang ada. 

"Siagakan (personil) yang ada untuk meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.