Selasa, 20 Okt 2026 06:07 WIB

Diprotes Ormas, Kompetisi Busana Waria di Royal Plaza Surabaya Dibatalkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Nov 2022 14:58 WIB
Surat pembatalan even kompetisi busana waria yang dikeluarkan Royal Plaza
Surat pembatalan even kompetisi busana waria yang dikeluarkan Royal Plaza

selalu.id - Event Fashion khusus Transpuan atau waria yang bertajuk Evening Dress Queen Competion yang bakal digelar di Atrium Royal Plaza, Surabaya pada 24 November 2022, dibatalkan oleh Panitia. Pembatalan tersebut lantaran menuai protes dari beberapa ormas dan masyarakat.

"Acara harusnya tanggal 24 November minggu depan, sudah dicancel. Dan sudah tidak ada yang perlu kami jelaskan lagi. Karena acara sudah di cancel,"kata General Manager Royal Plaza, Vicky Ratih, saat dikonfirmasi, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Hal yang sama juga disampaikan, Kepala Bakesbangpol Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu mengatakan pihaknya telah menerima surat pembatalan tersebut.

"Sehubungan dengan acara Transpuan 'Evening Dress Queen Competition' tanggal 24 November 2022 di Panggung Atrium Utama. Bersama ini kami sampaikan bahwa acara tersebut DIBATALKAN," dalam isi surat pembatalan dari pihak Royal, yang dibuat sejak 18 November 2022.

Menurutnya, rencana kontes fashion transpuan tersebut dibatalkan karena munculnya protes khususnya kelompok organisasi masyarakat (ormas) islam.

"Sehingga perlu sosialisasi yang intens dan masif terkait acara tersebut,"jelasnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Yayuk menyebut, panitia acara sempat didatangi oleh kelompok ormas. Padahal, sehari sebelumnya, pihak manajemen Royal Plaza telah membatalkan rencana kegiatan itu.

"Sebetulnya sehari sebelumnya pihak panitia dan Royal sudah membatalkan rencana kegiatan tersebut,"jelasnya.

Selain itu, alasan acara itu dibatalkan, lanjut Yayuk, juga dikarenakan tidak adanya surat perizinan dari pihak kepolisian.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

"Belum sampai mengirimkan surat ijin kegiatan ke Kepolisian.Jadi mereka tidak mengajukan ijin ke Kepolisian,"pungkasnya.

Sebelumnya, beredar poster sebuah event fashion show transpuan bakal digelar di Royal Plaza Surabaya di salah akun media sosial atau twitter. Event itu banyak menuai komentar kontra dari masyarakat.

Saat selalu.id mencoba menelusuri akun tersebut. Ternyata sudah menghilang seketika atau dihapus. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.