Kamis, 04 Jun 2026 22:02 WIB

Diprotes Ormas, Kompetisi Busana Waria di Royal Plaza Surabaya Dibatalkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Nov 2022 14:58 WIB
Surat pembatalan even kompetisi busana waria yang dikeluarkan Royal Plaza
Surat pembatalan even kompetisi busana waria yang dikeluarkan Royal Plaza

selalu.id - Event Fashion khusus Transpuan atau waria yang bertajuk Evening Dress Queen Competion yang bakal digelar di Atrium Royal Plaza, Surabaya pada 24 November 2022, dibatalkan oleh Panitia. Pembatalan tersebut lantaran menuai protes dari beberapa ormas dan masyarakat.

"Acara harusnya tanggal 24 November minggu depan, sudah dicancel. Dan sudah tidak ada yang perlu kami jelaskan lagi. Karena acara sudah di cancel,"kata General Manager Royal Plaza, Vicky Ratih, saat dikonfirmasi, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Hal yang sama juga disampaikan, Kepala Bakesbangpol Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu mengatakan pihaknya telah menerima surat pembatalan tersebut.

"Sehubungan dengan acara Transpuan 'Evening Dress Queen Competition' tanggal 24 November 2022 di Panggung Atrium Utama. Bersama ini kami sampaikan bahwa acara tersebut DIBATALKAN," dalam isi surat pembatalan dari pihak Royal, yang dibuat sejak 18 November 2022.

Menurutnya, rencana kontes fashion transpuan tersebut dibatalkan karena munculnya protes khususnya kelompok organisasi masyarakat (ormas) islam.

"Sehingga perlu sosialisasi yang intens dan masif terkait acara tersebut,"jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Yayuk menyebut, panitia acara sempat didatangi oleh kelompok ormas. Padahal, sehari sebelumnya, pihak manajemen Royal Plaza telah membatalkan rencana kegiatan itu.

"Sebetulnya sehari sebelumnya pihak panitia dan Royal sudah membatalkan rencana kegiatan tersebut,"jelasnya.

Selain itu, alasan acara itu dibatalkan, lanjut Yayuk, juga dikarenakan tidak adanya surat perizinan dari pihak kepolisian.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Belum sampai mengirimkan surat ijin kegiatan ke Kepolisian.Jadi mereka tidak mengajukan ijin ke Kepolisian,"pungkasnya.

Sebelumnya, beredar poster sebuah event fashion show transpuan bakal digelar di Royal Plaza Surabaya di salah akun media sosial atau twitter. Event itu banyak menuai komentar kontra dari masyarakat.

Saat selalu.id mencoba menelusuri akun tersebut. Ternyata sudah menghilang seketika atau dihapus. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Gugat MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.