Kamis, 04 Jun 2026 09:42 WIB

Lawan Arus hingga Cekcok, Pengemudi ini Pukuli Kaca Mobil dengan Sepatu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Nov 2022 22:10 WIB
Pelaku pemukul mobil. Foto: screenshoot video yang direkam korban
Pelaku pemukul mobil. Foto: screenshoot video yang direkam korban

selalu.id - Sebuah mobil bernopol L 1905 AA nekat menerobos kemacetan hingga melawan arus lalu lintas di Jalan Kartini, Surabaya, Kamis (17/11/2022). Saat menerobos mobil tersebut sempat cekcok dengan pengendara mobil lain.

Melalui keterangan pengemudi mobil yang sempat cekcok dengan mobil itu, kepada selalu.id, Fakhrul mengatakan, saat perjalanan menuju Jalan Diponegoro mobil yang dikemudikannya berhadapan dengan mobil yang melawan arus.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Saya perjalanan menuju Jalan Diponegoro
dari arah berlawanan, ada mobil berjalan dengan menerobos kemacetan di Jalan Kartini dengan posisi melawan arus, Lalu mobil kita saling berhadapan,"kata Fakhrul, saat konfirmasi ke selalu.id.

Kemudian, Fakhrul mencoba berhenti terlebih dahulu hingga mobil tak melawan arus dan keluar ke jalur yang benar. Namun, ia menyebut penumpang mobil tersebut tiba keluar-keluar mengeluarkan sebuah sepatu.

"Memukulkan bagian kaca sampai membekas dengan disaksikan banyak orang,"jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Fakhrul sempat merekam video kejadian peristiwa tersebut. Dalam rekaman itu, terlihat mobil yang melawan arus itu berhenti dan dua seorang pria berkaos hitam dan putih itu mendatangi mobil Fakhrul dan memukul jendela kaca mobil.

"Awalnya tidak cekcok, tapi tiba tiba dua orang turun dari mobil dan menghampiri mobil saya, lalu dua orang tersebut langsung memukulkan benda tumpul ke kap mobil, kaca depan, kaca samping,"jelasnya.

Bahkan, jalanan sempat mengalami kemacetan dan pengendara lain yang lewat hingga membunyikan klakson karena kejadian tersebut.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Selang 10 menit kemudian, Fakhrul menambahkan, dirinya sempat meneriaki mobil tersebut, hingga akhirnya mobil itu kembali mengambil jalur yang benar dan meninggalkan lokasi.

"Macet mbak, karena mobil yang ditumpangi mereka melawan arus, sehingga arus lalu lintas tidak bisa jalan, terhalang mobil,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.