Rabu, 22 Jul 2026 01:21 WIB

Langkah Kemensos Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 12 Nov 2022 10:39 WIB
Apel penyiapan kesiapsiagaan bencana
Apel penyiapan kesiapsiagaan bencana

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini menekankan penanganan bencana menjadi agenda strategis pemerintah. Salah satu alasannya, Indonesia merupakan negara yang rawan bencana alam, baik bencana tektonik, vulkanik, maupun hidrometeorologi.

Dalam berbagai kesempatan, Mensos Risma menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman bencana. Menurut Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana tahun 2022 mengalami peningkatan 16% dibandingkan tahun sebelumnya. Masyarakat terdampak dan pengungsi ikut pula mengalami kenaikan 12%.

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

Untuk mengurangi resiko bencana, Mensos menginstruksikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, merubah pola pikir dan perilaku dalam penanggulangan bencana, melalui Kampung Siaga Bencana (KSB). Mensos juga terus mendorong pendirian lumbung sosial, untuk memastikan masyarakat di kawasan terisolir tetap terakses bantuan.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Iyan Kusmadiana memastikan akan terus memperkuat arahan Mensos. Direktorat PSKBA dan Tagana akan terus meningkatkan penyiapan logistik di tingkat nasional berupa permakanan, sandang, dan lainnya sebagai upaya persiapan menghadapi berbagai bencana, termasuk bencana hidrometeorologi.

"Kami menyiapkan dukungan logistik ke sentra-sentra Kemensos dan juga lumbung sosial di seluruh tanah air," kata Iyan saat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Nasional untuk menghadapi bencana hidrometeorologi, di Jakarta.

Baca Juga: Apel HKB 2026 di Silo Jember, Tumbuhkan Komitmen Sadar Bencana

Iyan juga memastikan, akan terus meningkatkan kapasitas SDM Tagana untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam penyiapan shelter, logistik Layanan Dukungan Psikososial (LDP) memalui Pelatihan TAGANA di TAGANA Center. Kesiapan juga dilakukan dalam hal dukungan logistik seperti makanan siap saji atau yang dihidangkan dari Dapur Umum Lapangan Kemensos, dan juga peralatan penanggulangan bencana di daerah untuk selalu siaga.

Lebih jauh, Kementerian Sosial sudah melakukan peningkatan kesiapsiagaan di daerah (rawan bencana) sejak tahun 2009 yang biasa disebut dengan Kampung Siaga Bencana yang berada di desa atau kelurahan setempat. Dengan sistem yang sudah dibuat oleh Kemensos tersebut diharapkan jika ada bencana bisa langsung bekerja.

"Tidak hanya melalui TAGANA, tetapi penguatan masyarakat melalui Kampung Siaga Bencana terus ditingkatkan, mudah mudahan dengan segala upaya yang telah dilakukan kita dapat siap meghadapi situasi bencana," kata Iyan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siagakan 97 Mobil PMK hingga Robot Khusus untuk Hadapi Bencana Alam

Mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan, menjadi latar belakang dilaksanakannya Apel Kesiapsiagaan Nasional untuk menghadapi bencana hidrometeorologi. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Kordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Melibatkan 2.500 peserta apel, 200 peserta diantaranya adalah perwakilan dari Taruna Siaga Bencana DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Bogor, TAGANA Center dan unsur kepala daerah dari 10 Provinsi, 34 Kabupaten/Kota yang berpotensi sangat kuat mengalami banjir dan tanah longsor. Tidak hanya itu, kegiatan selama 2 hari tersebut juga turut serta melibatkan Pelopor Perdamaian (Pordam). Kegiatan yang berlangsung dalam dua hati, dimulai dari tanggal 8 sampai 9 Oktober 2022. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.