Rabu, 30 Sep 2026 20:36 WIB

Apel HKB 2026 di Silo Jember, Tumbuhkan Komitmen Sadar Bencana

Kepala BPBD kabupaten jember Edi Budi Susilo saat memberikan bantuan kepada warga setempat. ( minggu,26/4/2026) (foto: Nurul/ selalu id)
Kepala BPBD kabupaten jember Edi Budi Susilo saat memberikan bantuan kepada warga setempat. ( minggu,26/4/2026) (foto: Nurul/ selalu id)

selalu.id - Upaya memperkuat budaya sadar bencana kembali digaungkan di Kabupaten Jember melalui pelaksanaan Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di kawasan PPG Sidomulyo, Kecamatan Silo, dan diikuti oleh unsur BPBD Jember, relawan kebencanaan, serta para pelajar, minggu (26/4/2026)

Para peserta apel mengikuti setiap rangkaian kegiatan demi membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah selatan Jember yang memiliki kerentanan tertentu.

Baca Juga: Top 5 Berita: Kakek Tewas hingga Terlibat Pungli

Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, dalam kesempatan tersebut membacakan amanat Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto. Dalam pesannya, ditegaskan bahwa peringatan HKB harus dimaknai sebagai gerakan bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.

Hari Kesiapsiagaan Bencana disebut sebagai wujud nyata implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, yang menekankan perubahan pendekatan dari penanganan darurat menuju pengurangan risiko bencana secara lebih terencana dan berkelanjutan.

Lebih jauh ia menyampaikan bahwa, kesiapsiagaan berbasis risiko menjadi kunci utama dalam pembangunan daerah. Setiap wilayah diharapkan mampu mengenali ancaman yang ada melalui peta risiko, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara tepat dan efektif.

Baca Juga: Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Kesiapsiagaan juga bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. "Kolaborasi lintas sektor atau pentaheliks dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta media yang menjadi fondasi penting dalam menciptakan ketangguhan bersama," terangnya.

Dalam amanat tersebut, terdapat sejumlah poin strategis yang menjadi perhatian, antara lain penguatan langkah preventif, optimalisasi sistem peringatan dini, pelaksanaan simulasi secara berkala, peningkatan koordinasi lintas sektor, pelibatan kelompok rentan, serta penguatan kapasitas di berbagai fasilitas publik seperti sekolah, tempat ibadah, pasar, dan layanan kesehatan.

Menariknya, hasil survei HKB 2026 menunjukkan bahwa program kesiapsiagaan mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Hampir seluruh responden menilai kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapan menghadapi situasi darurat.

Baca Juga: Momen Bos BRI Jember Turun Gunung Sapa Nasabah dalam Peringatan HPN 2026

Apel ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang ditutup dengan simulasi evakuasi mandiri secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. "Memanfaatkan sistem peringatan dini seperti sirene dan kentongan sebagai tanda dimulainya evakuasi," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Jember terhadap risiko bencana semakin meningkat. Semangat “Siap untuk Selamat” pun diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar tertanam dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari budaya keselamatan bersama.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.

DPRD Surabaya Desak Sanksi ASN Diterapkan Adil Tanpa Pandang Bulu

Anas meminta pengawasan internal di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diperkuat. Jangan cuma setelah ada kejadian.

Jatanras Polda Jatim Bongkar Penggelapan Beras Bulog untuk Raskin, 3 Pelaku Diamankan

Sebanyak 9 ton beras yang diperuntukkan bagi warga miskin, khususnya di wilayah Surabaya nekat dijegal dan dijual murah oleh para pelaku.

Pemkot Surabaya Bidik Potensi Reklame di Ruang Publik Demi Genjot PAD

Informasi yang diterima selalu.id, reklame besar atau videotron itu milik swasta JJ Promotion.