Minggu, 16 Agu 2026 03:39 WIB

Apel HKB 2026 di Silo Jember, Tumbuhkan Komitmen Sadar Bencana

Kepala BPBD kabupaten jember Edi Budi Susilo saat memberikan bantuan kepada warga setempat. ( minggu,26/4/2026) (foto: Nurul/ selalu id)
Kepala BPBD kabupaten jember Edi Budi Susilo saat memberikan bantuan kepada warga setempat. ( minggu,26/4/2026) (foto: Nurul/ selalu id)

selalu.id - Upaya memperkuat budaya sadar bencana kembali digaungkan di Kabupaten Jember melalui pelaksanaan Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di kawasan PPG Sidomulyo, Kecamatan Silo, dan diikuti oleh unsur BPBD Jember, relawan kebencanaan, serta para pelajar, minggu (26/4/2026)

Para peserta apel mengikuti setiap rangkaian kegiatan demi membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di wilayah selatan Jember yang memiliki kerentanan tertentu.

Baca Juga: Gerindra Jember Minta APBD Lebih Berpihak ke Desa, Jalan hingga PJU

Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, dalam kesempatan tersebut membacakan amanat Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto. Dalam pesannya, ditegaskan bahwa peringatan HKB harus dimaknai sebagai gerakan bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.

Hari Kesiapsiagaan Bencana disebut sebagai wujud nyata implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007, yang menekankan perubahan pendekatan dari penanganan darurat menuju pengurangan risiko bencana secara lebih terencana dan berkelanjutan.

Lebih jauh ia menyampaikan bahwa, kesiapsiagaan berbasis risiko menjadi kunci utama dalam pembangunan daerah. Setiap wilayah diharapkan mampu mengenali ancaman yang ada melalui peta risiko, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara tepat dan efektif.

Baca Juga: Viral di TikTok Pasca Grand Opening, Outlet Miras Jember Langsung Digerebek

Kesiapsiagaan juga bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. "Kolaborasi lintas sektor atau pentaheliks dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta media yang menjadi fondasi penting dalam menciptakan ketangguhan bersama," terangnya.

Dalam amanat tersebut, terdapat sejumlah poin strategis yang menjadi perhatian, antara lain penguatan langkah preventif, optimalisasi sistem peringatan dini, pelaksanaan simulasi secara berkala, peningkatan koordinasi lintas sektor, pelibatan kelompok rentan, serta penguatan kapasitas di berbagai fasilitas publik seperti sekolah, tempat ibadah, pasar, dan layanan kesehatan.

Menariknya, hasil survei HKB 2026 menunjukkan bahwa program kesiapsiagaan mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Hampir seluruh responden menilai kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapan menghadapi situasi darurat.

Baca Juga: Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Apel ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang ditutup dengan simulasi evakuasi mandiri secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. "Memanfaatkan sistem peringatan dini seperti sirene dan kentongan sebagai tanda dimulainya evakuasi," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Jember terhadap risiko bencana semakin meningkat. Semangat “Siap untuk Selamat” pun diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar tertanam dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari budaya keselamatan bersama.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Selain di Margorejo Surabaya, Pos Polisi Cito juga Dilempar Molotov

Pantauan di Pos Polisi Cito, saat ini sejumlah petugas tengah berjaga. Di dalam ruang tengah pos polisi itu, terlihat terpasang police line atau garis polisi.

Pelaku Pelemparan Molotov di Pos Polisi Margorejo Surabaya Itu Kendarai Motor

Saat ini, polisi tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Pelaku diketahui mengendarai motor dan kabur ke arah Utara.

Pos Polisi Margorejo Surabaya Dilempar Molotov, Begini Kesaksian Warga

Molotov yang dilempar oleh seorang pengendara motor misterius, itu disebut mengeluarkan suara ledakan meski tidak keras.

Pos Polisi Margorejo Surabaya Dilempar Molotov oleh Pemotor Misterius

Saat ini, polisi masih di lokasi kejadian untuk melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap insiden tersebut.

KUA-PPAS Sidoarjo 2026 Digedok, Belanja Daerah Turun Rp102,78 Miliar

Banggar DPRD Sidoarko meminta Pemkab memastikan dokumen perencanaan nasional, provinsi, dan kabupaten tetap selaras.

Pengurus ESI Gresik 2025-2028 Dilantik, Persiapan Porprov Jatim jadi Fokus

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta ESI Gresik memperbanyak event kompetisi untuk menjaring sekaligus membina bibit atlet esports.