Rabu, 04 Feb 2026 15:58 WIB

Kunjungi Rumah Padat Karya Surabaya, Sekjen PDIP: Cermin Gotong-royong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 09 Nov 2022 17:13 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama Ketua PDIP Surabaya saat di Viaduct
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama Ketua PDIP Surabaya saat di Viaduct

selalu.id - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengunjungi Rumah Padat Karya 'Viaduct' di Jalan Nias, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, di sela-sela kunjungannya ke Kota Pahlawan, Rabu (9/11/2022). 'Viaduct' berkonsep kafe yang menyajikan beragam kuliner khas Surabaya, plus dilengkapi dengan barbershop dan lapangan basket mini.

Saat baru memasuki rumah padat karya berkonsep kafe ini, Hasto sangat terkesan dengan arsitektur bangunan kunonya. Dia sangat kagum dengan bangunan kuno yang terawat, karena memberikan kesan istimewa. Di 'Viaduct' telah diberdayakan 25 MBR sebagai pekerja langsung, dan bila ditotal dalam ekosistemnya bisa mencapai 100 orang termasuk para pemasok berbagai bahan makanan-minuman yang disajikan.

Baca Juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

"Saya kira ini luar biasa, bagaimana sebuah aset pemerintah kota didedikasikan untuk membuka lapangan kerja bagi rakyat. Ini merupakan respons kebijakan yang baik untuk mempercepat pemulihan ekonomi, sebuah langkah tepat saat kita ke depan dibayangi ketidakpastian ekonomi global," ujar Hasto.

Rumah Padat Karya sendiri tersebar di berbagai daerah di Surabaya. Aset-aset Pemkot Surabaya yang idle alias menganggur disulap menjadi Rumah Padat Karya untuk memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ada untuk kafe, barbershop, laundry, cuci motor, produksi kue, destinasi wisata, lahan pertanian-perikanan, dan sebagainya. Program ini telah menyerap ribuan warga MBR.

Menurut Hasto, ini merupakan cerminan gotong royong kerakyatan yang mampu dikerjakan dengan baik di Surabaya yang berada dalam kepemimpinan PDI Perjuangan, di mana wali kota, wakil wali kota, dan ketua DPRD-nya adalah kader PDI Perjuangan.

"Coba bayangkan kalau semua daerah begini, punya konsep semacam ini, pasti luar biasa, bagaimana menciptakan nilai tambah sebagai mata rantai perekonomian rakyat. Apalagi yang mengelola rumah padat karya ini adalah warga tidak mampu," ujar Hasto yang juga didampingi Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari dan jajaran PDIP Jatim serta Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono.

Baca Juga: TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

"Saya dorong para kader PDI Perjuangan melakukan hal-hal konkrit dalam menciptakan lapangan kerja," imbuh Hasto.

Apa yang dilakukan para kader PDI Perjuangan di Surabaya, lanjut Hasto, adalah upaya menghadapi tekanan-tekanan perekonomian global yang sedang tidak baik-baik saja.

"Jika dibandingkan dengan perekonomian negara lain, ekonomi kita tidak kalah. Namun kita tidak boleh lengah. Sebab ancaman krisis finansial yang sedang dihadapi negara lain itu bisa terjadi di Indonesia. Apalagi tahun depan ada prediksi pertumbuhan perekonomian secara global terkoreksi hingga mengakibatkan resesi. Kerja gotong royong ekonomi kerakyatan seperti di Surabaya ini adalah langkah yang tepat untuk antisipasi," paparnya.

Baca Juga: Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Ketua DPRD Surabaya yang juga Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, beragam program ekonomi kerakyatan terus didorong di Surabaya. Kolaborasi antara wali kota, wakil wali kota, para kader PDIP di DPRD Surabaya, serta seluruh elemen partai berlambang banteng itu hingga tingkat kecamatan telah mampu memompakan pemulihan ekonomi secara lebih cepat.

"Kita semua berkomitmen bagaimana program padat karya sukses, sebagai respons atas situasi pemulihan ekonomi serta antisipasi potensi perlambatan ekonomi atau bahkan resesi ke depan. Di kampung-kampung, MBR diberdayakan, salah satunya disalurkan ke berbagai Rumah Padat Karya," papar Adi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Susur Sungai Ngotok di TBM, Destinasi Wisata Baru Kota Mojokerto

Dengan hadirnya susur Sungai Ngotok, Pemkot Mojokerto berharap TBM akan menjadi magnet wisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Kota Mojokerto Dipercaya Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Melalui program ini, diharapkan model digitalisasi bansos yang diuji di beberapa daerah pilot project dapat direplikasi secara nasional.

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.