Kamis, 22 Okt 2026 06:59 WIB

Ralat: Penumpang Bus yang Terbakar di Tol Bukan Mahasiswa Unibraw Malang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Okt 2022 19:56 WIB
Petugas damkar berupaya memadamkan api bus yang terbakar
Petugas damkar berupaya memadamkan api bus yang terbakar

selalu.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya menyebut kebakaran bus yang terjadi di Tol Menanggal Surabaya, Jumat (28/10/2022). Bukanlah penumpang Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), melainkan rombongan dari luar pulau yang melakukan studi banding ke Universitas Brawijaya, Malang.

Sebelumnya, selalu.id memberitakan bus yang terbakar tersebut ditumpangi mahasiswa Universitas Brawijaya, data tersebut berasal dari keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Plt Kepala BPBD Surabaya, Hidayat syah mengkonfirmasi kepada selalu.id bahwa penumpang yang berjumlah 22 orang tersebut diantaranya 20 orang itu adalah dari rombongan study banding ke Universitas Brawijaya (UB) Malang.

"Iya tadi petugas salah mendata informasi yang kami berikan, puluhan penumpang itu rombongan dari luar pulau yang studi banding ke UB,"kata Hidayat Syah, kepada selalu.id.

Hidayat mengatakan, kebakaran bus parawisata high class bernopol AE 7388 UB itu dalam laporan terjadi sekitar pukul 14.01 WIB. Beruntung seluruh penumpang dan awak bus selamat.

"Seluruh penumpang pakai baju batik, keseluruhan penumpang (selamat) dan (saat kejadian) berkumpul di PT CMS (samping dari lokasi kebakaran),"ujarnya.

Beruntung, seluruh penumpang bus tersebut tidak mengalami luka, kata Hidayat, mereka hanya mengalami shock karena peristiwa kebakaran itu.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

"Tidak ada luka, hanya saja mengalami shock," ujarnya.

Hidayat menjelaskan, sebelum terjadi peristiwa itu, Bus Pariwisata yang dikendarai oleh Ayis Subagio (31) warga Batu itu rencananya sedang melakukan perjalanan dari Malang menuju Bandara Juanda pukul 12.30. WIB

"Keterangan pengemudi, setelah melewati pintu masuk tol, Asap dan api tiba tiba keluar dari mesin bagian depan bus. Dengan cepat merembet kebagian atas bus, kemudian penumpang bergegas menyelamatkan diri keluar dari dalam bus,"jelasnya.

Saat mendengar laporan petugas Pemadam Kebakaran maupun BPBD langsung tiba di lokasi sekitar pukul 14.02 WIB.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Diduga, penyebab kebakaran bus tersebut akibat korsleting listrik. Sayangnya, lanjut Hidayat, saat kebakaran penumpang tak sempat menyelamatkan barangnya.

"Barang bawaan penumpang sebagian masih banyak yang tertinggal di dalam bus dan ikut terbakar,"jelasnya.

Untuk melanjutkan perjalanan menuju Bandara Juanda, BPBD Surabaya menyiapkan satu unit truk penumpang untuk pengantaran ke tujuan.(Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).