Kamis, 04 Jun 2026 16:41 WIB

Perjuangan Wali Kota Risma Bagikan Masker dengan Dibonceng Motor

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 05 Jul 2020 13:59 WIB
Wali Kota Risma nampak dibonceng motor mengelilingi pemukiman warga dan membagikan masker
Wali Kota Risma nampak dibonceng motor mengelilingi pemukiman warga dan membagikan masker

Surabaya (selalu.id) -  Akhir pekan diisi oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dengan membagi-bagikan masker ke warga. Dengan dibonceng motor, Risma menyambangi wilayah pemukiman warga, Minggu (5/6/2020).

Bersama dengan Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah (Pemkot) Kota Surabaya, sejak pagi hari Wali Kota Risma menyisir ke beberapa permukiman padat penduduk menggunakan kendaraan bermotor.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Berbekal pengeras suara (megaphone), awalnya ia menyisir di Jalan Gubeng Airlangga Surabaya untuk mengingatkan para pedagang di kawasan itu agar tetap jaga jarak dan memakai masker. Sementara itu, beberapa Kepala OPD yang mengikuti di belakang, bertugas membagikan masker kepada masyarakat. 

Wali Kota Risma membagikan masker ke petugas kebersihanWali Kota Risma membagikan masker ke petugas kebersihan

"Ayo jaga jarak pak, tolong maskernya dipakai," kata Wali Kota Risma menggunakan megaphone.

Tak berhenti sampai di situ, rupanya Wali Kota Risma kemudian menyisir ke dalam pemukiman padat penduduk di Jalan Gubeng Airlangga 1 Surabaya untuk membagikan masker langsung ke rumah-rumah warga. Meski harus melewati lorong gang yang sempit, rupanya hal itu tak menjadi penghalang bagi Wali Kota Risma.

Kedatangan Wali Kota Risma ke perkampungan itu tampaknya membuat warga semringah. Tua muda, hingga anak-anak, terlihat berjejer di depan rumah sembari menyapa dan melambaikan tangan kepada pejabat nomor satu di lingkungan Pemkot Surabaya itu. 

"Ayo jaraknya tetap dijaga, maskernya dipakai agar tidak sakit. Kalau pakai masker tak hanya untuk melindungi diri sendiri, tapi juga anak istri dan orang lain" ujar Wali Kota Risma.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Sesekali, Presiden UCLG Aspac ini pun turun dari kendaraannya dan berjalan kaki sembari mengingatkan warga menggunakan pengeras suara agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, beberapa pemilik warung makan juga ia beri pesan agar ikut mengingatkan para pembeli untuk tetap menjaga jarak dan memakai masker. 

"Silahkan berjualan pak, tapi protokol kesehatan juga harus tetap dijaga. Jangan lupa tetap pakai masker," pesannya.

Bagi-bagi masker ke wargaBagi-bagi masker ke warga

Selain menyisir ke kawasan padat penduduk di wilayah Kecamatan Gubeng Surabaya, Wali Kota Risma bersama jajarannya juga berkeliling ke beberapa lokasi lain. Di antaranya, Jalan Pacar Keling, Jalan Kedung Sroko, Jalan Kalasan, Jalan Jolotundo, Jalan Ngaglik, Jalan Bogen, Jalan Tambak Sari, hingga Jalan Kusuma Bangsa Surabaya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya M. Fikser menyampaikan, aktivitas itu akan dilakukan terus menerus oleh Wali Kota Risma. Hal ini sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang kepada warganya agar tidak ada lagi yang tertular Covid-19. 

"Aktivitas itu akan dilakukan terus menerus di semua kampung," kata Fikser.

Terutama, kata Fikser, bagi wilayah kecamatan yang kasus Covid-19 masih tinggi. Karenanya, Wali Kota Risma terjun langsung bersama jajarannya ke pemukiman warga mengajak mereka agar memakai masker, jaga jarak, dan menerapkan protokol kesehatan. 

"Makanya beliau (Wali Kota Risma) turun langsung. Bahkan, beliau menggunakan motor dan itu akan dilakukan di wilayah yang dinilai belum turun," pungkasnya. 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.