Minggu, 01 Nov 2026 19:08 WIB

Perketat Peredaran Miras, Pemkab Sidoarjo Libatkan Seluruh Camat dalam Operasi Gabungan

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 02 Agu 2026 09:00 WIB
1.696 botol miras hasil razia serentak ditampilkan di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo. (Foto:ariyanto/selalu.id)
1.696 botol miras hasil razia serentak ditampilkan di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo. (Foto:ariyanto/selalu.id)

selalu.id - Peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kabupaten Sidoarjo masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Hal itu terlihat dari hasil operasi gabungan yang digelar serentak di 18 kecamatan. Dalam satu malam, petugas berhasil mengamankan 1.696 botol miras dari berbagai lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan dan penjualan, Sabtu (1/8/2026). 

Jumlah sitaan terbesar ditemukan di wilayah Kecamatan Kota Sidoarjo. Sebanyak 851 botol miras diamankan dari sebuah ruko di kawasan Graha Kota yang diduga dijadikan gudang penyimpanan. Sementara itu, 845 botol lainnya disita dari sejumlah kecamatan lain yang turut menjadi sasaran operasi.

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Razia tersebut melibatkan unsur Forkopimda, Forkopimka, serta seluruh camat di Kabupaten Sidoarjo. Petugas menyisir toko, warung, hingga bangunan yang dicurigai menjadi titik distribusi minuman beralkohol tanpa izin.

Subandi mengatakan operasi serentak tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan peredaran miras yang dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan sosial dan gangguan ketertiban masyarakat.

Temuan di Graha Kota menjadi salah satu yang paling menonjol dalam operasi itu. Dari bagian depan, bangunan tersebut tampak beroperasi sebagai toko vape. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas menemukan ratusan botol miras tersimpan di area belakang bangunan.

"Kalau dilihat dari depan memang toko vape. Setelah dicek ke belakang, ternyata menjadi gudang miras. Jumlahnya sekitar 851 botol," ungkapnya.

Selain menemukan lokasi penyimpanan miras, petugas juga mendapati dugaan pelanggaran dalam distribusi minuman beralkohol. Salah satu pemegang izin distributor diduga menjual miras secara eceran kepada masyarakat melalui aplikasi daring.

"Sidoarjo perang melawan miras. Alhamdulillah, malam ini teman-teman camat bergerak serentak dan berhasil menemukan peredaran miras di sejumlah wilayah," ujarnya.

Baca Juga: Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot Surabaya Tak Ragu Sikat Penjualan Miras Eceran

Menurut Subandi, praktik tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan akan menjadi perhatian dalam pengawasan berikutnya.

"Jangan coba-coba mengelabui petugas. Mengaku distributor, tetapi menjual eceran lewat aplikasi online. Praktik seperti ini akan kami tindak tegas," tegasnya.

Keberhasilan operasi itu juga tidak lepas dari keterlibatan seluruh camat yang melakukan pengawasan langsung di wilayah masing-masing. Dengan pola tersebut, pemerintah daerah menilai pemetaan dan penindakan terhadap peredaran miras dapat dilakukan lebih efektif.

Dalam razia serentak tersebut, Kecamatan Kota Sidoarjo mencatat jumlah sitaan terbanyak. Capaian itu mendapat apresiasi dari Subandi yang kemudian meminta Camat Kota Sidoarjo, Mokhamad Aziz Muslim, menyampaikan imbauan kepada masyarakat terkait bahaya peredaran miras.

Baca Juga: Operasi Tekan ODOL di Sidoarjo, Puluhan Truk Tak Laik Jalan

Di sisi lain, Mokhamad Aziz Muslim mengajak warga untuk turut membantu pengawasan dengan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penjualan maupun penyimpanan miras ilegal di lingkungan sekitar.

“Kepada seluruh masyarakat, waspada dan hati-hati dengan peredaran miras. Apabila ada informasi, mohon segera dilaporkan kepada kami,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan operasi serupa akan terus digelar secara berkala. Langkah tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak peredaran miras ilegal sekaligus memperkuat pengawasan hingga tingkat kecamatan.

"Kalau ada informasi mengenai peredaran miras, segera laporkan kepada pemerintah daerah atau camat setempat. Setiap laporan akan langsung kami tindak lanjuti," pungkas Subandi.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Pedagang mendesak Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mendorong revisi perda tentang perdagangan dan perindustrian.

Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

DPRD Jatim mengakui mie instan praktis dan mudah didistribusikan, namun tidak ideal jika menjadi tumpuan utama asupan pangan di masa pengungsian. 

Hasil Pegadaian Championship, De Red FC Bungkam Deltras Sidoarjo 2-0

Bagi Deltras, kekalahan ini makin memperpanjang catatan kelam tanpa kemenangan menjadi empat pertandingan berturut-turut.

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Pada titik ini perlu dibuat batas yang tegas. Tidak sahnya Surat Keterangan tersebut tidak otomatis berarti Gibran berhenti sebagai Wakil Presiden.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.