Jumat, 25 Sep 2026 10:19 WIB

Whisnu Sakti Disebut Dapat Rekom Cawali Surabaya dari PDIP, Bappilu: Belum Diterbitkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Jul 2020 18:42 WIB
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono

Surabaya (selalu.id) - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono angkat bicara terkait informasi Whisnu Sakti Buana mendapat rekom dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk bakal calon Wali Kota di Pilwali Surabaya 2020. Deni menegaskan belum ada  rekom apapun terkait itu.

Baca Juga: Iddah Politik, Semangat Kembali ke Akar dalam Muktamar ke-35 NU

"Pada intinya terkait rekomendasi pilkada di Jatim khususnya Kota Surabaya, kami masih menunggu keluarnya rekomendasi dari DPP partai kami di Jakarta," ujar Deni saat dihubungi, Sabtu (4/7/2020).

Menurut Deni, DPP PDI Perjuangan baru mengeluarkan rekomendasi tiga bakal calon Kepala Daerah di Jatim yakni Kabupaten Ngawi, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Sumenep. Lalu, pada bulan Juli ini akan diumumkan enam daerah lagi. Tapi tidak termasuk Surabaya. 

"Sepengetahuan saya untuk kota Surabaya rekom belum diterbitkan. Karena DPP baru mengumumkan tiga rekomendasi yakni Ngawi, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Sumenep. Selebihnya masih berporses, kami masih menuggu. Karena yang menandatangani Ibu Megawati Soekarnoputri Ketua Umum," katanya.

Terkait rekomendasi bakal calon di Pilkada, kata Deni, Megawati Soekarnoputri Ketua Umum memiliki hak prerogatif menentukan siapa yang akan diberi rekomendasi. 

"Ketua Umum memiliki hak prerogatif tidak hanya di Surabaya. Boleh digunakan di mana saja termasuk Surabaya," katanya. 

Sebelumnya, mencuat kabar kalau Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya sekarang, mendapat kepastian rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk maju di Pilwali Surabaya 2020. Kabar itu sempat dimuat di salah satu media lokal. 

Sementara itu, Whisnu Sakti Buana belum memberikan komentar terkait hal ini.

Sekadar diketahui, sejumlah nama memang mengemuka berebut rekomendasi PDIP di Pilkada Surabaya sejak penjaringan calon di DPC, DPD, hingga DPP. 

Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya menjadi satu diantaranya yang mendaftar dalam penjaringan calon di DPC. Lalu ada nama Eri Cahyadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (Bappeko), meski tidak ikut mendaftar dalam penjaringan partai. 

Selain itu ada Dyah Katarina Anggota DPRD Kota Surabaya, yang juga istri Bambang Dwi Hartono atau akrab dipanggil Bambang DH Wali Kota Surabaya periode 2002-2010. Berikutnya juga ada nama Armuji Anggota DPRD Jatim. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.