Selasa, 03 Feb 2026 20:36 WIB

Satu Korban Tragedi Kanjuruhan yang Dirawat di RS Saiful Anwar Malang Meninggal

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Okt 2022 20:46 WIB
Rumah Sakit Saiful Anwar
Rumah Sakit Saiful Anwar

selalu.id - Satu korban tragedi di Stadion Kanjuruhan yang dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, dinyatakan meninggal.

Total korban tragedi Kanjuruhan yang meninggal bertambah jadi 132 orang. Sebelumnya korban berjumlah 131 orang.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Plt Dirut RSSA, Kohar Hari Santoso mengatakan, ada dua pasien yang kondisinya tidak stabil, satu orang dinyatakan meninggal.

"Iya (satu orang meninggal) kondisinya tidak stabil (sebelum meninggal), ada dua yang tidak stabil," kata Kohar, saat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (11/10/2022).

Kohar menyampaikan, pasien perempuan yang meninggal itu mengalami cedera pinggang yang cukup parah. Hingga, terjadi pendarahan dan syok cukup serius.

"Sudah diupayakan penanganan untuk mengatasi termasuk dengan tindakan operasi. Namun efek syok masih berkepanjangan dan menyebabkan kematian," kata Kohar,"ujarnya.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Lebih lanjut Kohar menjelaskan saat ini pihaknya merawat 6 orang pasien yang ada di ruang ICU. Sedangkan, 4 lainnya ada di ruang pasien biasa.

"Di ICU (pasien tragedi Kanjuruhan) memang kondisinya belum stabil dan perlu perhatian khusus supaya mereka bisa kami tangani lebih baik,"terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Malang, Wiyanto Wijoyo mengatakan, pasien yang meninggal usai dirawat selama 10 hari di RSSA itu yakni suporter Aremania bernama Helen Pricela.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Wiyanto menyebut, pasien yang menjadi korban Kanjuruhan itu warga Dampit, Malang.

"Alamat sesuai informasi adalah Dampit. Kalau penyebabnya Monggo langsung ke RSSA," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.