Sabtu, 06 Jun 2026 00:26 WIB

Meriahkan HUT Jatim, Perfect Health Hadirkan Promo Kursi Pijat Canggih

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 07 Okt 2022 18:30 WIB
Kursi pijat yang dipamerkan di Jatim Fair 2022 Grand City Mal, Surabaya
Kursi pijat yang dipamerkan di Jatim Fair 2022 Grand City Mal, Surabaya

selalu.id - Produsen alat-alat kesehatan Perfect Health menggelar pameran roadshow di Grand City Mal Surabaya. Memamerkan berbagai alat kesehatan dengan teknologi Jepang, pameran ini digelar 3-16 Oktober 2022.

Berbekal pentingnya kesehatan bagi masyarakat pascapandemi, Perfect Health membidik pasar Indonesia Timur sebagai langkah penguatan tubuh melalui gaya hidup sehat termasuk relaksasi melalui pemijatan dengan menggunakan kursi pijat.

Baca Juga: Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Marketing Commuication Manager Perfect Health Indonesia, Sihar Harianja mengatakan, Perfect Health Indonesia sejak berdiri tahun 1996 sudah menjadi trademark leading massage chair (kursi pijat) di Indonesia hingga saat ini. Alat kesehatan yang dikeluarkan diklaim merupakan inovasi yang kehadirannya berakar dari tradisi masyarakat yakni pijat.

"Sebagai leading market massage chair Indonesia, Perfect Health sudah dilengkapi teknologi Artificial Intelligence dimana kursi pijat kami mampu menyerupai teknik pijatan tradisional, melalui sensor gerak yang dapat menyesuaikan dari bentuk tubuh seseorang," ujarnya.

District Manager Perfect Health Indonesia, Pilus Tarung menambahkan, kursi pijat ini didesain sedemikian rupa dengan menggunakan bahan kulit premium, agar pengguna merasa nyaman, rileks dan dapat merubah posisi duduk 180 derajat serta menikmati musik secara otomatis melalui kontrol suara.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Perfect Health dilengkapi dengan 3D massage. Sebuah teknik pijatan terpadu dimana bola pijat bisa bergerak ke atas, bawah, kiri dan kanan, sehingga lebih mengena pada bagian otot," jelasnya.

Dipilihnya Surabaya sebagai target pasar lantaran Surabaya merupakan kota bisnis salah satu penggerak perekonomian Indonesia dimana masyarakatnya membutuhkan relaksasi melalui pemijatan.

Perusahaan ini telah mengeluarkan banyak seri kursi pijat, dan salah satu produk terbaiknya adalah Perfection II dan Perfect Glam, sebuah kursi pijat dengan teknologi canggih yang bisa mengaturkekuatan pijatan.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Produk-produk ini diklaim telah lolos uji dari berbagai lembaga baik dalam negeri maupun internasional yang menjamin keamanan, kenyamanan serta kualitas produknya.

Pada pameran di Surabaya ini, Prefect Helath menawarkan harga khusus serta hadiah, baik barang maupun potongan harga yang menggiurkan. So, tunggu apalagi, silahkan kunjungi pamerannya di even Jatim Fair 2022 Grand City Mal, Surabaya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.