Sabtu, 06 Jun 2026 06:02 WIB

Pemkot Surabaya Bakal Dirikan Rumah Bonek dan Pendekar Silat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Sep 2022 19:51 WIB
Kapolrestabes Surabaya bersama Ketua DPRD Surabaya
Kapolrestabes Surabaya bersama Ketua DPRD Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota bersama Polrestabes Surabaya berencana akan membuat rumah pendekar dan suporter guna menjaga kerukunan, kemananan serta kondusifitas.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, pihaknya telah memproses kasus kerusuhan suporter Persebaya (Bonek) dan tawuran antar perguruan silat yang terjadi di Surabaya.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Termasuk kasus suporter yang bikin rusuh kami akan menindak tegas oknum yang nantinya terbukti melakukan aksi pengerusakan," tegas Yusep, Rabu (28/9/22).

Yusep menegaskan, pihaknya menyelidiki kasus kerusuhan suporter dari laporan manajemen atas kasus penjarahan Persebaya Store di Surabaya Town Square, Kamis (15/9/2022).

Kepolisian juga terus memproses aksi tawuran dua perguruan pencak silat, dan tiga oknum pun telah diamankan terkait kejadian di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya.

"Kami masih dalami keterlibatan mereka. Saat ini, kami masih terus selidiki lagi," tuturnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Lebih lanjut Yusep menjelaskan, Polrestabes Surabaya, Pemkot dan DPRD juga telah bermusyawarah dengan Bonek dan perguruan pencak silat.

Hasilnya, kelompok suporter dan perguruan silat meminta ada kesekretariatan bersama di Surabaya.

"Kami akan bangun rumah pendekar dan suporter untuk menjadi tempat bersama," katanya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengungkapkan, ada beberapa usulan baik untuk menjaga keamanan dan kondusifitas Surabaya dalam pertemuan tersebut.

Salah satunya membuat rumah kebangsaan untuk sekretariat mahasiswa. Rumah pendekar dan rumah Bonek untuk sekretariat perguruan pencak silat dan Bonek di Surabaya.

"Surabaya ini adalah miniatur Indonesia, usulan ini bagus untuk memfasilitasi berbagai keberagaman di Surabaya ini. Ini untuk bersama menjaga Surabaya tetap aman," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.