Senin, 02 Feb 2026 16:48 WIB

Tuntut Kenaikan Tarif, Driver Online Gelar Aksi Demo di Kantor Shopee Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Sep 2022 14:52 WIB
Aksi demonstrasi driver online di Kantor Shopee, Surabaya
Aksi demonstrasi driver online di Kantor Shopee, Surabaya

selalu.id - Puluhan driver online yang bergabung Federasi Penggiat Online (Fine) menggeruduk Kantor Shopee Jalan Ronggolawe, Surabaya, Kamis (22/9/2022). Mereka menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan tarif.

Puluhan driver yang mengenakan jaket warna oranye shopee itu berunjuk rasa dengan menuntut penyesuaian tarif sebesar Rp 2.500 ribu per kilometer.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Hal itu mereka lakukan, karena ikut terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Tuntutan terkait penyesuaian tarif yang dimana untuk saat ini per 4 km sekitar 6400. Jadi kita menuntut kepada pihak Shopee,"kata Ketua DPD Fine Jawa Timur, Syarif Novianto.

Syarif menjelaskan, pihaknya juga menuntut kepada Shopee Food untuk memberi fitur tambahan 'Rating Untuk Customer' dan revisi kode etik kemitraan

"Kerjasama dengan Instansi maupun Korporasi untuk Shelter Parkir Mitra Shopee guna melakukan pontoon don meningkatkan pendapatan Mitra Shopee,"ujarnya.

Dalam aksi tersebut, Syarif menjelaskan, perwakilan mereka telah berupaya melakukan audiensi sejak Kamis (15/9/2022) lalu. Namun, pihak manajemen shopee tidak merespon.

Kemudian, pihaknya juga telah melakukan mediasi di Polrestabes Surabaya, Rabu (21/9/2022) kemarin. Namun, hasilnya tetap sama.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Kami berharap aksi hari ini ada hasil,"ujarnya.

Lebih lanjut Syarif menekankan kembali, pihaknya tetap ingin menyesuaikan tarif agar pendapatan driver online shopee juga ikut naik.

"Tarif hitungannya antara 3-4 km itu Rp 6400 ribu. Pinginnya naik sekisar Rp2000 ribu rupiah. Dengan minimal 4 km, jadi Rp 8000 ribu bersihnya,"tuturnya.

Usulan kenaikan tarif, lanjut Syarif, belum bisa dikabulkan oleh manajemen dengan alasan terkait inflasi. Menaikkan tarif disebut akan berdampak pada kebangkrutan.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Mereka beralasan bahwasanya terkait usulan ini secara evaluasi dan analisa mengenai inflasi segala macam dari pihak shopee, itu akan mengalami kebangkrutan dari pihak shopee,"ucapnya.

Syarif menambahkan, pihaknya akan tetap bertahan denga usulan kenaikan tarif tersebut hingga dikabulkan.

"Kami akan bertahan disini entah sampai kapan. Sampai pada waktu manajemen menyatakan usulan sudah diterima oleh manajemen pusat. Karena kita sudah melalui proses-proses yang panjang dan puncak sampai disni,"tegasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.