Jumat, 04 Sep 2026 16:11 WIB

Tuntut Kenaikan Tarif, Driver Online Gelar Aksi Demo di Kantor Shopee Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 22 Sep 2022 14:52 WIB
Aksi demonstrasi driver online di Kantor Shopee, Surabaya
Aksi demonstrasi driver online di Kantor Shopee, Surabaya

selalu.id - Puluhan driver online yang bergabung Federasi Penggiat Online (Fine) menggeruduk Kantor Shopee Jalan Ronggolawe, Surabaya, Kamis (22/9/2022). Mereka menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan tarif.

Puluhan driver yang mengenakan jaket warna oranye shopee itu berunjuk rasa dengan menuntut penyesuaian tarif sebesar Rp 2.500 ribu per kilometer.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Hal itu mereka lakukan, karena ikut terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Tuntutan terkait penyesuaian tarif yang dimana untuk saat ini per 4 km sekitar 6400. Jadi kita menuntut kepada pihak Shopee,"kata Ketua DPD Fine Jawa Timur, Syarif Novianto.

Syarif menjelaskan, pihaknya juga menuntut kepada Shopee Food untuk memberi fitur tambahan 'Rating Untuk Customer' dan revisi kode etik kemitraan

"Kerjasama dengan Instansi maupun Korporasi untuk Shelter Parkir Mitra Shopee guna melakukan pontoon don meningkatkan pendapatan Mitra Shopee,"ujarnya.

Dalam aksi tersebut, Syarif menjelaskan, perwakilan mereka telah berupaya melakukan audiensi sejak Kamis (15/9/2022) lalu. Namun, pihak manajemen shopee tidak merespon.

Kemudian, pihaknya juga telah melakukan mediasi di Polrestabes Surabaya, Rabu (21/9/2022) kemarin. Namun, hasilnya tetap sama.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Kami berharap aksi hari ini ada hasil,"ujarnya.

Lebih lanjut Syarif menekankan kembali, pihaknya tetap ingin menyesuaikan tarif agar pendapatan driver online shopee juga ikut naik.

"Tarif hitungannya antara 3-4 km itu Rp 6400 ribu. Pinginnya naik sekisar Rp2000 ribu rupiah. Dengan minimal 4 km, jadi Rp 8000 ribu bersihnya,"tuturnya.

Usulan kenaikan tarif, lanjut Syarif, belum bisa dikabulkan oleh manajemen dengan alasan terkait inflasi. Menaikkan tarif disebut akan berdampak pada kebangkrutan.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Mereka beralasan bahwasanya terkait usulan ini secara evaluasi dan analisa mengenai inflasi segala macam dari pihak shopee, itu akan mengalami kebangkrutan dari pihak shopee,"ucapnya.

Syarif menambahkan, pihaknya akan tetap bertahan denga usulan kenaikan tarif tersebut hingga dikabulkan.

"Kami akan bertahan disini entah sampai kapan. Sampai pada waktu manajemen menyatakan usulan sudah diterima oleh manajemen pusat. Karena kita sudah melalui proses-proses yang panjang dan puncak sampai disni,"tegasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.