Kamis, 04 Jun 2026 09:04 WIB

Digeruduk Bonek, Kantor Persebaya Rusak Parah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Sep 2022 22:09 WIB
Bonek berkumpul di depan kantor Persebaya di Sutos
Bonek berkumpul di depan kantor Persebaya di Sutos

selalu.id - Ratusan suporter Bonek geruduk kantor Persebaya yang berlokasi di Surabaya Town Square (Sutos) Jalan Hayam Wuruk, Kamis (15/9/2022) malam.

Mereka protes dengan kinerja manajemen yang dianggap membuat tim kesayangannya melemah dan harusbmenelan pil pahit kalah tiga kali berturut-turut pada Liga 1 BRI.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Ratusan massa tiba di Sutos sekitar pukul 21.00 WIB. Pantuan tim selalu.id, ratusan bonek tersebut sudah memadati jalan dan depan halaman Sutos.

Tampak Boner merusak kantor Persebaya. Terlihat kaca kantor tersebut pecah berserakan dan dicoret-coret.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Selang, beberapa menit kemudian, polisi membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata, massa berlarian.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, saat ini kondisi sudah relatif kondusif di lokasi

"Sudah relatif kondusif berangsur masa Bonek untuk kembali. Seyogyanya dari pihak suporter juga komitmen kalau sudah dipenuhi ya segera membubarkan,"kata Yusep saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Yusep menyayangkan tindakan pengerusakan serta tindakan anarkis lainnya dari Bonek dalam menyalurkan protesnya.

"Namun reaksi hal-hal negatif ini seperti melakukan pemukulan, pelemparan terhadap ruang-ruang yang ada jangan sampai terulang lagi,"imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.