Kamis, 04 Jun 2026 05:40 WIB

Persebaya Kalah 2-1 Versus RANS United, Bonek Ngamuk di Stadion Sidoarjo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Sep 2022 19:37 WIB
Suporter Persebaya merangsek masuk ke lapangan
Suporter Persebaya merangsek masuk ke lapangan

selalu.id - Supporter Persebaya Surabaya, Bonek mengamuk di Stadion Gelora Delta Sidoarjo usai tim kesayangannya kalah 2-1 melawan Rans United, Kamis (15/9/2022).

Kekalahan Persebaya tersebut memantik kekecewaan para bonek. Terlihat sebuah video yang tersebar di grup WhatsApp, puluhan oknum suporter langsung merangsek ke dalam lapangan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Para suporter mengamuk, mereka melempar dan merusak fasilitas yang ada di dalam stadion.

Selain itu, barisan papan iklan yang berjajar di tepi lapangan juga tak luput dari sasaran. Mereka juga menghujat para pemain Persebaya, lantaran kecewa dengan hasil minor ini.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Taufik salah satu suprter mengaku kecewa dengan manajemen Persebaya Surabaya. Dan aksi tersebut merupakan luapan kemarahan suporter.

"Kita meluapkan ke manejemen saja. Karena 3 kali pertandingan monoton kita kalah terus, jadi kita hanya protes di manejemen,"kata Taufik atau Peces sapaan akrabnya, saat dihubungi selalu.id.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Nantinya, para suporter bonek akan melakukan aksi di depan kantor Persebaya yang berada di Surabaya Town Square (Sutos) .

"Ini anak-anak (suporter) mau ke Sutos, ke manajemen meluapkan kekesalan. Malam ini sekitar setengah 09.00 WIB saat Persebaya pulang,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.