Jumat, 04 Sep 2026 22:26 WIB

Dua Korban Jatuhnya Pesawat TNI AL di Selat Madura Dimakamkan Secara Militer

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Sep 2022 13:54 WIB
Prosesi pemakaman secara militer dua prajurit TNI AL yang gugur bersama jatuhnya pesawat latih di Selat Madura
Prosesi pemakaman secara militer dua prajurit TNI AL yang gugur bersama jatuhnya pesawat latih di Selat Madura

selalu.id - Dua prajurit TNI Angkatan Laut (AL) yang menjadi korban jatuhnya pesawat latih T-2503 Bonanza G-36 telah dimakamkan di Taman Makam Bahagia, Sedati, Sidoarjo, Jumat (9/9/2022).

Pantuan selalu.id, sekitar pukul 10.03 WIB dua jenazah bernama Lettu Laut Judistira Eka Permady dan Ledta Laut Dendy Kresna Bakti Sabila tersebut disambut secara militer oleh puluhan prajurit TNI AL dan didampingi keluarga sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Pemakaman tersebut dipimpin oleh Inspektur upacara Komandan Puspenerbal Laksda TNI AL, Dwika Tjahja Setiawan dan dihadiri beberapa komandan tinggi TNI AL.

Tampak kesedihan dan suasana haru dari para keluarga korban saat peti jenazah dimasukkan ke dalam liang lahat.

Kepala Angkatan Laut, (Kasal) Laksamana Yudo Margono mengatakan, seluruh prajurit TNI AL turut berduka cita dan berbelasungkawa atas gugurnya dua prajurit saat melaksanakan tugas.

Yudo mengungkapkan, pangkat dua almarhum langsung dinaikkan yakni Lettu Laut Judistira Eka Permady menjadi Kapten, sementara, Ledta Laut Dendy Kresna Bakti Sabila dinaikkan pangkat menjadi Lettu.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Sudah dilaksanakan panglima TNI AL langsung menaikkan pangkat kedua almarhum prajurit. Keluarga mereka juga mendapatkan santunan dari TNI AL,"kata Yudo, usai pemakaman.

Yudo menjelaskan, untuk sementara pesawat TNI AL jenis Bonanza G-36 tersebut dihentikan dulu. Sebab, pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Sementara yang Bonanza dihentikan, pesawat itu herla (latihan) jam terbangnya masih tinggi 95 jam dari 100 jam. Bonanza merupakan pesawat latih TNI AL buatan USA,"ujarnya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Lebih lanjut Yudo menambahkan, TNI AL masih melakukan investigasi serta pendalaman jatuhnya pesawat tersebut dengan meneliti bangkai pesawat.

"Saya tunjuk inspektur jenderal sebelum kepala investigasi dan KNKT. Nanti siang saya Tanda Tangan ( TTD ) langsung mulai (investigasi),"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.