Kamis, 04 Jun 2026 14:38 WIB

Putus Rantai Covid-19, Tercatat Ada 1.559 Kampung Tangguh Semeru di Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 18 Jun 2020 03:15 WIB

Surabaya (Selalu.id) - Penerapaan program Kampung Tangguh Semeru di wilayah Jawa Timur kian dimasifkan okeh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forkopimda. Kapolda Jatim, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran menyebutkan, saat ini total ada 1.559 Kampung Tangguh Semeru di wilayah Polda Jatim.

"Kampung Tangguh ini merupakan pilot project kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Forkopimda yakni Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya. Pembentukannya memang diprioritaskan pada kampung atau desa yang angka penyebaran Covid-19 baik pasien positif, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) masih cukup tinggi. Sampai dengan saat ini sudah ada 1.559 Kampung Tangguh Semeru di wilayah Polda Jatim," kata Kapolda Jatim saat talkshow salah satu stasiun televisi di Mapolda Jatim, Rabu (17/6/2020) malam.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Ia menjelaskan, kolaboratif dalam memperkuat Kampung Tangguh sesuai arahan Ibu Gubernur yakni sistem pentahelix. "Penerapan dengan sistem pentahelix ini, menggabungkan unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu membangun kekuatan dalam mengeliminir kasus Covid-19," jelasnya.

Menurutnya, konsep Kampung Tangguh juga memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan, sosial, ekonomi dan keamanan. "Kami menerapkam konsep problem oriented policing. Jadi Polda Jatim melalui Bhanbinkamtibmas dibantu Babinsa juga mengajarkan cara menyelesaikan masalah yang berorientasi seperti sistem dalam kepolisian," ungkapnya.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah menjelaskan, peran tiga pilar di tingkat terendah melibatkan Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa juga cukup strategis dalam memperkuat Kampung Tangguh. "Tiga Pilar juga melatih dan mengisi kemampuan masyarakat. Di tingkat kecamatan juga dibantu Koramil dan Polsek, di kabupaten atau kota dibantu Kodim dan Polres serta Bupati atau Wali Kota," tuturnya.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Seiring penerapan Kampung Tangguh, kata dia, kini di Jatim juga mulai menerapkan banyak Pesantren Tangguh, Kawasan Industri Tangguh, bahkan ke depan juga diterapkan Sekolah Tangguh. "Tentunya, Ibu Gubernur dan Bapak Kapolda bersama kami juga memberikan pelatihan dan bantuan. Untuk Industri Tangguh kami melatih para security atau satpamnya tentang penerapan protokol kesehatan. Untuk Pesantren Tangguh diberikan bantuan peralatan penunjang," katanya.

Gubernur Khofifah menegaskan, dalam menerapkan Kampung Tangguh dilakukan pembagian peran yang saling menguatkan antara Pemprov Jatim bersama Forkopimda. Namun, kata dia, kuncinya adalah bottom up participation atau partisipasi dari bawah atau masyarakat pada pemerintah.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Sidak Pengambilan PIN SPMB di SMA Surabaya, Ini yang Ditemukan

Dengan adanya Kampung Tangguh di tingkat RT, RW, Desa atau Kelurahan, hingga Kecamatan, serta ditambah dengan Pesantren Tangguh dan Industri Tangguh, maka akan menjadi kekuatan dalam menjaga ketahanan nasional. Hal itu, lanjut dia, tak lepas dari konsep pastisipasi dan kepedulian masyarakat, sehingga dengan keberagaman suku, agama, dan bahasa dapat menjadi bagian perekat membangun ketahanan nasional secara substansif.

Khofifah menegaskan, dalam kurun jangka pendek, Kampung Tangguh memang fokus pada percepatan penanganan Covid-19 di Jatim. Ke depan dalam waktu jangka panjang akan menjadi pondasi tujuan strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Jay)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.