Jumat, 05 Jun 2026 02:33 WIB

Bupati Sumenep Bicara Pentingnya Menjaga Tradisi dan Budaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Agu 2022 19:16 WIB
Prosesi penerimaan pusaka keris Keraton Sumenep
Prosesi penerimaan pusaka keris Keraton Sumenep

selalu.id - Bupati Sumenep Achmad Fauzi berbicara tentang pentingnya merawat kebudayaan dan Tradisi. Hal itu dia sampaikan saat menerima keris pusaka keraton Sumenep setelah dilakukan penjamasan.

Prosesi penerimaan pusaka keris keraton Sumenep berlangsung di Pendoopo Agung Kabupaten Sumenep, Senin (8/09/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Ungkap Peredaran Narkotika di Pesisir Pantai Sumenep, 22,22 Kg Kokain Disita

Dalam prosesi penerimaan Pusaka Keris Keraton Sumenep. Achmad Fauzi mengungkapkan bahwa penjamasan benda pusaka keraton merupakan prosesi agung dalam merawat peninggalan leluhur.

"Penjamasan pusaka keraton memang menjadi agenda rutin setiap tahun. Karena ini bagian dari menjaga warisan pendahulu kita," ucapnya.

Dengan adanya prosesi penjamasan tidak hanya bertujuan untuk merawat peninggalan leluhur. Tetapi, untuk memberikan pengetahuan kepada generasi muda bahwa Kabupaten Sumenep sangat kaya akan sejarah.

Baca Juga: Polres Sumenep Bongkar Jaringan Pengedar BBM Subsidi Ilegal, 8 Orang Diamankan

"Mari kita jaga dan lestarikan leluhur ini. Pusaka atau keris tidak hanya menggambarkan kejayaan masa lalu, tetapi juga sudah menjadi bagian dari simbol kabupaten Sumenep untuk dikenal oleh dunia. Lebih-lebih mampu menjadi bagian dari penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat," ungkap Achmad Fauzi.

Perlu diketahui, proses penyerahan pusaka keraton Sumenep dilakukan setelah dua hari sebelumnya dilaksanakan penjamasan oleh pelestari budaya leluhur desa Aeng Tongtong “Pelar Agung”.

Penyerahan pusaka keris keraton Sumenep dilakukan dengan melakukan pawai sebelum memasuki pendopo agung. Pada barisan depan diisi oleh para pembawa pusaka dan diikuti oleh para pengiringnya yang membawa tombak.

Baca Juga: Cak Yebe Apresiasi Brojo Wahni, Keris Nusantara Didorong Mendunia

Tidak hanya itu, dalam barisan pawai penyerahan pusaka keraton juga terdapat beberapa hasil bumi masyarakat Sumenep. Seperti buah pisang, buah kelapa, singkong dan lainya.

Tidak ketinggalan juga, pawai penyerahan pusaka keraton Sumenep juga diiringi oleh musik khas kabupaten Sumenep yaitu saronin. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.