Senin, 07 Sep 2026 16:34 WIB

Bupati Sumenep Bicara Pentingnya Menjaga Tradisi dan Budaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Agu 2022 19:16 WIB
Prosesi penerimaan pusaka keris Keraton Sumenep
Prosesi penerimaan pusaka keris Keraton Sumenep

selalu.id - Bupati Sumenep Achmad Fauzi berbicara tentang pentingnya merawat kebudayaan dan Tradisi. Hal itu dia sampaikan saat menerima keris pusaka keraton Sumenep setelah dilakukan penjamasan.

Prosesi penerimaan pusaka keris keraton Sumenep berlangsung di Pendoopo Agung Kabupaten Sumenep, Senin (8/09/2022).

Baca Juga: Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas

Dalam prosesi penerimaan Pusaka Keris Keraton Sumenep. Achmad Fauzi mengungkapkan bahwa penjamasan benda pusaka keraton merupakan prosesi agung dalam merawat peninggalan leluhur.

"Penjamasan pusaka keraton memang menjadi agenda rutin setiap tahun. Karena ini bagian dari menjaga warisan pendahulu kita," ucapnya.

Dengan adanya prosesi penjamasan tidak hanya bertujuan untuk merawat peninggalan leluhur. Tetapi, untuk memberikan pengetahuan kepada generasi muda bahwa Kabupaten Sumenep sangat kaya akan sejarah.

Baca Juga: Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

"Mari kita jaga dan lestarikan leluhur ini. Pusaka atau keris tidak hanya menggambarkan kejayaan masa lalu, tetapi juga sudah menjadi bagian dari simbol kabupaten Sumenep untuk dikenal oleh dunia. Lebih-lebih mampu menjadi bagian dari penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat," ungkap Achmad Fauzi.

Perlu diketahui, proses penyerahan pusaka keraton Sumenep dilakukan setelah dua hari sebelumnya dilaksanakan penjamasan oleh pelestari budaya leluhur desa Aeng Tongtong “Pelar Agung”.

Penyerahan pusaka keris keraton Sumenep dilakukan dengan melakukan pawai sebelum memasuki pendopo agung. Pada barisan depan diisi oleh para pembawa pusaka dan diikuti oleh para pengiringnya yang membawa tombak.

Baca Juga: Update Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: 218 Penumpang Selamat, 4 Meninggal Dunia

Tidak hanya itu, dalam barisan pawai penyerahan pusaka keraton juga terdapat beberapa hasil bumi masyarakat Sumenep. Seperti buah pisang, buah kelapa, singkong dan lainya.

Tidak ketinggalan juga, pawai penyerahan pusaka keraton Sumenep juga diiringi oleh musik khas kabupaten Sumenep yaitu saronin. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Pilu PMI Jember yang Meninggal Usai Tertusuk Paku di Malaysia

Pembiayaan kepulangan jenazah almarhum ditanggung penuh secara pribadi oleh Bupati Jember Muhammad Fawait tanpa menggunakan dana APBD.

Hidupkan Ekosistem Kreatif, Dekesda Gelar Darjonesia Dance Festival dan Proyeksikan Museum Narotama

Sidoarjo layaknya kertas putih. Pembangunan fisik yang masif jangan sampai mengikis nilai-nilai kebudayaan yang menjadi identitas daerah.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.