Selasa, 20 Okt 2026 02:51 WIB

Mensos Risma Tempuh 5 Jam Perjalanan Jenguk Korban Kekerasan Seksual di Pati

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 08 Agu 2022 15:12 WIB
Mensos Tri Rismaharini saat di Pati, Jawa Tengah
Mensos Tri Rismaharini saat di Pati, Jawa Tengah

selalu.id - Kementerian Sosial terus memantau berbagai permasalahan di masyarakat. Ini menjadi upaya Kementerian Sosial dalam melakukan perlindungan, salah satunya terhadap Anak.

Seperti yang dilakukan Menteri Sosial, Tri Rismaharini yang langsung merespon kasus atas pemberitaan di media tentang siswi SMP berinisial N (15 tahun) yang menjadi korban kekerasan seksual di Pati, Jawa Tengah.

Baca Juga: Punya Riwayat Gangguan Jiwa, Tim Hukum Tersangka Kasus Seksual di Sidoarjo Minta Uji Psikiatri

N saat ini dalam kondisi pemulihan di RSUD Soewondo, Pati setelah mengalami kekerasan seksual dari orang yang dikenalnya melalui media sosial.

Pada Minggu, 7 Agustus 2022, setelah menempuh perjalanan selama lebih dari lima jam, Menteri Sosial, Tri Rismaharini menjenguk N di RSUD Soewondo, Pati.

"Kondisinya sudah lebih baik, sudah lebih sehat dan kuat, begitu juga kondisi psikisnya," katanya.

Mensos Risma menyebutkan bahwa Kementerian Sosial melakukan media scanning setiap hari. Hal ini dilakukan sebagai upaya merespon cepat permasalahan sosial di masyarakat.

"Setiap hari di Kemensos ada media scanning. Mendapat kabar itu, saya datang," katanya.

Di beberapa kasus, Mensos Risma juga turun langsung untuk melakukan penanganan. Ia mengungkapkan perlindungan pada anak penting dilakukan agar tidak terjadi kasus yang sama di tempat lain dan kepada siapapun.

"Pada beberapa kasus saya masuk (tangani langsung) supaya tidak terulang lagi. terutama anak-anak kita bisa belajar agar hal yang sama tidak terjadi pada dirinya. Jadi tidak mudah digoda, tidak mudah dirayu, karena mereka harus memikirkan masa depan," katanya.

Baca Juga: Bos Biro Umroh Surabaya Dipolisikan Kasus Kekerasan Seksual-Aborsi, Kuasa Hukum Bantah Begini

Kepada awak media, Mensos Risma menyampaikan pesan kepada generasi muda bahwa orang terdekat adalah Ibu.

"Harus percaya pada Ibu kalian, orang tua itu lebih dekat dengan kalian dibanding media sosial. Jiwa kalian, diri kalian, badan kalian adalah milik kalian. Sebelum waktunya kalian tidak boleh disentuh siapapun," ucapnya dengan tegas.

Mensos Risma juga mengatakan bahwa media sosial itu seolah-olah dekat dengan anak-anak, "seolah-olah baik. seolah-olah dekat, padahal itu hanya jebakan, bahkan rayuan untuk menarik anak-anak. Karena itu saya berpesan kepada anak-anakku semuanya," katanya.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Sudah Cair, Ini Jadwal dan Cara Ambil Sesuai Desil

Pada kenyataannya, Mensos Risma juga mengakui bisa jadi kondisi ini tidak sesuai harapan anak-anak.

"Karena ada seorang ibu atau orang tua yang tidak bisa mengikuti perkembangan zaman. Tapi kalian harus tahu bahwa dia adalah orang tua kalian. Jadi kalian harus hormat dan percaya kepada Ibu dan Bapak kalian," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Sentra Margo Laras Pati menjelaskan bahwa Kementerian Sosial memberikan bantuan kepada N berupa kebutuhan dasar dan nutrisi senilai Rp. 7,7 juta. Kementerian Sosial juga akan memberikan bantuan kewirausahaan berupa toko kelontong kepada Ibunya.

Pendampingan terhadap N selama proses persidangan juga dikawal oleh pihak Kementerian Sosial. Selama proses pendampingan, juga disediakan rumah aman. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).