Selasa, 21 Jul 2026 06:15 WIB

Pemprov Jatim Bagi-bagi 77 Ribu Bendera Merah Putih Gratis, Ini Syaratnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 04 Agu 2022 17:07 WIB
Pembagian bendera merah putih kepada warga
Pembagian bendera merah putih kepada warga

selalu.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur membagikan 77 ribu bendera merah putih secara gratis. Pemprov jatim membuka pendaftaran online bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bendera gratis tersebut.

Mendaftarnya melalui link website https://bit.ly/benderaGratisJatim, untuk pengambilan hanya membawa 1 bendera untuk 1 Kepala Keluarga (KK).

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Pembagian tersebut dimulai sejak 2 Agustus hingg 16 Agustus 2022 di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan No 110 Surabaya, mulai pukul 10.00-16.00 WIB.

"Kita memulai pada 2 Agustus 2022 di Gedung Binaloka Kantor Gubernur Jatim. Sesungguhnya, momentum ini ibarat nabuh gong semangat bersama untuk berkomitmen mengibarkan bendera merah putih, tidak hanya di bulan agustus melainkan ini bagian wujud cinta kita terhadap NKRI," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indae Parawansa, melalui keterangan rilisnya, Kamis (4/8/2022).

Khofifah mengatakan, gerakan ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Menteri Sekretaris Negara RI Nomor. B-620/M/S/TU.00.04/07/2022 Tanggal 12 Juli 2022 bahwa selama 1 bulan penuh (1-31 Agustus 2022).

SE tersebut untuk seluruh masyarakat Indonesia mengibarkan bendera merah putih mulai matahari terbit hingga matahari tenggelam.

Baca Juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov

Menurutnya, bulan agustus momentum yang sangat strategis bagi masyarakat bagaimana membangun sebuah bangsa menjadi tempat berteduh, hidup dan membangun persaudaraan dan kesatuan di negeri ini.

"Jadi harapan kita semua dengan hadirnya beberapa elemen strategis saat ini, terus menerus dapat membangun penguatan demi penguatan, sinergi dan kolaborasi," jelasnya.

Khofifah menambahkan, gerakan pembagian bendera merah putih merupakan itikad baik sebagai bentuk nasionalisme dan patriotisme bagi bangsa Indonesia.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

"Bagaimana kita tidak sekadar mengibarkan bendera merah putih, melainkan semangat merah putih selalu ada di hati, pikiran dan di dalam kehidupan kita," tegasnya.

Lebih lanjut, Gerakan berbagi bendera merah putih ini membagikan 77 ribu bendera merah putih sebagai ikon HUT Kemerdekaan RI ke-77. Akan tetapi, jumlahnya akan lebih besar dari angka yang tertera.

"Nanti akan kita sambungkan dengan berbagai elemen yang akan membantu mendistribusikan. Ada banyak ormas, organisasi profesi dan BUMD Jatim bersama-sama kita berharap membangun nasionalisme dan patriotisme dalam momentum yang strategis ini," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.