Jumat, 05 Jun 2026 00:01 WIB

Peduli Warga Terdampak Covid-19, Relawan Eri Cahyadi Sentuh 10 Kelurahan di Surabaya Utara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 11 Jun 2020 20:45 WIB

Surabaya (selalu.id) - Relawan Eri Cahyadi memberi perhatian khusus terhadap Surabaya Utara sebagai kawasan yang terdampak corona covid-19. Mereka aktif blusukan untuk sosialisasi pencegahan pandemi sekaligus memberi sumbangan beras untuk warga yang ekonominya terdampak corona.

Paling tidak ada 10 kelurahan yang sudah mereka sentuh. Yakni Kelurahan Kali Kedinding, Tambak Wedi, Pegirikan, Wonokusumo, Bulak Banteng, Ampel, Sidotopo, Kedung Cowek, Pegirikan, hingga Tambak Wedi,

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Untuk pembagian sembako, kami benar-benar pilih yang paling rentan. Misalnya anak yatim, janda, atau lansia sebatang kara, dan korban PHK. Dan dalam setiap distribusi, kami selalu koordinasikan dengan tokoh masyarakat setempat," kata Koordinator Relawan Eri Cahyadi Surabaya Utara, Malik Saputra, Rabu (10/6/2020).

Tak hanya bagi-bagi sembako, Relawan Eri Cahyadi Surabaya Utara juga melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah-wilayah tersebut. Khusus untuk beberapa RW di wilayah tersebut, mereka langsung memberikan alat semprot berikut cairan disinfektan.

Malik mengatakan, mitigasi corona tak bisa cuma mengandalkan pemerintah. Warga juga harus aktif. Termasuk untuk terus bergerak melakukan sosialisasi protokol covid-19 dan advokasi warga terdampak. Khusus untuk sosialisasi, pihaknya sudah memasang spanduk dan banner di 11 kelurahan tersebut. Isinya tentang pentingnya menjaga jarak, memakai masker, tidak bersalaman, hingga tetap di rumah saja selama tidak ada keperluan yang mendesak.

"Kami juga membagikan masker ke warga. Masker-masker ini kami produksi sendiri dari urunan warga. Sejak Maret lalu atau selama puasa sampai hari ini, sudah lebih dari 1.000 masker kami bagikan," kata Malik yang juga warga Tenggumung, Semampir, tersebut.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Malik mengatakan, gerakan Relawan Eri Cahyadi selama pandemi ini lebih banyak terkait kemanusiaan. Mereka bergerak tanpa pandang bulu menyentuh sebanyak mungkin warga terdampak di Surabaya Utara.

"Semua fokus pada gerakan kemanusiaan. Tak ada gerakan politik. Ini murni gerakan sosial dari para pendukung Pak Eri Cahyadi untuk membantu problem sosial warga Surabaya selama pandemi," katanya.

Malik mengatakan, pihaknya memang mendukung Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi maju sebagai calon wali kota menggantikan Tri Rismaharini. Dukungan tersebut lebih sebagai kepeduliannya sebagai warga Kota Surabaya untuk menjaga Kota Pahlawan tetap berada di tangan pemimpin yang kompeten, punya rekam jejak kepedulian terhadap warga, peduli wong cilik, dan dekat dengan Risma.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Pak Eri bukan sosok baru di Surabaya. Beritanya mungkin baru ramai sekarang. Tapi kinerja, rekam jejaknya, dan kontribusinya terhadap Surabaya sudah sejak lama sejak beliau di Dinas Cipta Karya dan Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau," katanya.

"Kedekatan Pak Eri dengan Bu Risma membuat kami percaya bahwa perkembangan pesat Kota Surabaya akan tetap ada kelanjutannya. Kami dukung Pak Eri untuk melanjutkan kebaikan Bu Risma," katanya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.