Kamis, 04 Jun 2026 09:43 WIB

Mendadak Sakit saat Menerbangkan Pesawat, Pilot Citilink Meninggal Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Jul 2022 14:36 WIB
Ucapan duka atas meninggalnya pilot Citilink saat menerbangkan pesawat dari Juanda ke Makasar
Ucapan duka atas meninggalnya pilot Citilink saat menerbangkan pesawat dari Juanda ke Makasar

selalu.id - Pilot Citilink dengan nomor penerbangan QG307 yang mengeluh sakit saat menerbangkan pesawat dari Surabaya ke Makasar, meninggal Dunia, Kamis (21/7/2022). Pesawat tersebut sempat terbang selama sekitar 46 menit (berita sebelumnya 30 menit) dan akirnya memilih mendarat darurat kembali ke Bandara Juanda

Sebelum meninggal pilot bernama Boy Awalia berusia 48 tahun tersebut, sempat mendadak sakit saat pesawat lepas landas pukul 06.10 WIB selama 46 menit.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Lalu, pesawat tersebut lalu membatalkan penerbangan dan kembali ke Bandara Juanda pukul 06.56 WIB untuk mendapatkan penanganan pilot.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, dr Acub Zainal mengatakan, pihaknya mendapat keterangan staf lapangan yang menghandle awal pilot tersebut dan disebutkan nadi Boy tidak bisa dirasakan saat dilakukan pengecekan.

"Info dari staf lapangan yang menghandle awal, nadi yang bersangkutan sudah tidak bisa teraba," kata Acub saat dikonfirmasi selalu.id.

Kemudiam, Pilot Boy langsung dirujuk ke Rumah Sakit Mitra di Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut. Namun, ternyata Boy dinyatakan meninggal dunia.

"Iyaa pilotnya meninggal dunia,"ujarnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Saat ini Jenazah Pilot Boy Awalia dibawa ke rumah duka di Kompleks Swadaya Indah No.49B RT 012 RW 001 Duren Sawit, Jakarta Timur.

Karyawan PT Citilink Indonesia juga mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya.

"Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," PT Citilink Indonesia.

Sebelumnya, Humas Bandara Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan permintaan report emergency landing dari Citilink QG307.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Karena pilot incapacity (sakit di atas pesawat). Pesawat take off 06.10 WIB dan mendarat kembali pukul 06.56 WIB. Selanjutnya penanganan dilakukan oleh KKP," kata Yuristo, saat dihubungi selalu.id.

Yusristo menyampaikan saat ini, pesawat Citilink tersebut telah change crew atau penggantian awak kru pesawat.

"Sudah terbang lagi, menggunakan pesawat citilink Ex Samarinda dengan flight number yg sama QG307 take off jam 10.58 WIB,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.