Kamis, 22 Okt 2026 05:25 WIB

Sidang Perdana Pencabulan di Ponpes Shiddiqiyyah, Polisi Siagakan 450 Personel

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Jul 2022 10:56 WIB
Suasana ruang sidang kasus pencabulan di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya
Suasana ruang sidang kasus pencabulan di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya

selalu.id - Sidang Perdana kasus pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqyyah, Jombang dengan terdakwa MSAT atau mas Bechi digelar secara virtual, Senin (18/7/2022). Polisi mengerahkan ratusan personel untuk pengamanan.

"Pengamanan sebanyak 405 personil dari ditsamapta dan personi brigade maupun Rayon Polsek setempat. Kita bagi tiga ring,"kata Kabag Ops Polrestabaes Surabaya, AKBP Toni Kasmiri, kepada wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Toni menyampaikan bahwa agenda sidang perdana adalah pembacaan dakwaan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kajati Jatim.

Untuk menciptakan suasana kondusif, Ketua Yayasan Organisasi Shiddiqiyyah telah mengimbau massnya untuk tenang dan tidak bertindak yang merugikan.

"Ini yayasan organisasi Shiddiqiyah (Orsid), juga menghimbau untuk mengintruksikan kepada masanya untuk menjaga kondusifitas pesantren,"tegasnya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Lebih lanjut ia menambahkan, meski belum ada massa yang mendatangi PN, namun pihaknya tetap menjalankan protokol pengamanan.

"Kita tak mengabaikan sekcil apapun (pengamanan) karena kasus ini sudah viral,"terangnya.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Sidang perdana Mas Bechi berlangsung di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, dimulai pukul 9.40 WIB.

Persidangan tersebut digelar secara tertutup untuk umum. Hakim yang akan mengadili mas Bechi adalah Sutrisno, Titik Budi Winarti dan Khadwanto. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.

Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

Polda Jatim juga menyoroti bahwa simpul utama praktik ODOL berakar pada komitmen bisnis antara pemilik barang (shipper) dan pengusaha angkutan (transporter).