Polemik Protes Pelayanan Kelurahan Medokan Selesai, Keduanya Saling Memaafkan
- Penulis : Ade Resty
- | Rabu, 13 Jul 2022 21:06 WIB
selalu.id - Polemik protes warga kepada staff Kelurahan Medokan Ayu, Surabaya telah selesai. Kedua belah phak sudah bertemu dan saling memaafkan, Rabu (13/7/2022).
Warga yang mengunggah cuitan di media sosial Twitter telah bertemu dengan Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Publik (Kasi Pem) Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo di kantor Kelurahan Medokan Ayu.
Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya
Kasi Pem Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi mengatakan, salah paham itu telah diselesaikan bersama Dian Ayu melalui suaminya, Agung Putu Iskandar.
"Permasalahan itu sudah dikomunikasikan dengan suami Dian Ayu yang salah paham soal perkataan saya melalui pesan singkat Whatsapp. Saya pun juga sudah meminta maaf atas permasalahan ini," kata Danu.
Danu mengaku salah dan mengucapkan permintaan maaf atas pernyataannya yang dinilai kurang memuaskan itu. Ia menyadari adanya kekeliruan penyampaian.
Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang
Sehingga hal tersebut menyebabkan miss komunikasi antara dirinya dengan Dian selaku pemohon pembuatan akta kelahiran.
"Maksud saya membebani itu kan karena ada berkas asli pemohon berada di kelurahan, jadi itu kan tanggung jawab pribadi untuk menyimpan berkas tersebut, bukan kewajiban kelurahan. Dalam hal ini saya menyadari salah menyampaikannya," ujar Danu.
Sementara itu, Agung Putu Iskandar membenarkan sudah memaafkan pernyataan Kasi Pem Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo kemarin, Selasa (12/7).
Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih
Terkait pembuatan akta kelahiran, tahun 2020 lalu sudah melakukan pengecekan secara berkala melalui website akan tetapi tidak tahu kalau fisiknya telah tercetak dan diambil di kantor kelurahan.
"Agar tidak berkelanjutan dan saling berargumen, kami sudah menyelesaikan persoalan ini di kantor kelurahan. Kami pun turut memaafkan persoalan ini," pungkas Agung. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi