Selasa, 21 Jul 2026 03:32 WIB

Peduli Disabilitas, Mensos Risma Disambut Hangat Jemaat Gereja HKBP Maranatha

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Jun 2022 18:10 WIB
Mensos Risma mendapat pelukan dari jemaat gereja
Mensos Risma mendapat pelukan dari jemaat gereja

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini memuji konsistensi jemaat dan pimpinan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Selama perjalanan HKBP hampir 100 tahun, perhatian mereka terhadap penyandang disabilitas tidak kendur.

Menurut Mensos, 100 tahun bukanlah waktu singkat melayani penyandang disabilitas.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

"Waktu 100 tahun bukanlah waktu yang singkat dengan segala permasalahan serta hambatan yang dihadapi, namun dapat dilalui dengan baik,” kata Mensos di Gereja HKBP Maranatha, Rawalumbu, Kota Bekasi (27/6/2022).

Kehadiran Mensos disambut hangat para pimpinan dan jemaat Gereja HKBP Maranatha. Sebagai bentuk penghormatan, Ephorus HKBP Pdt. DR. Robinson Butarbutar mengalungkan kain ulos kepada Mensos.

Di hadapan para tokoh dan jemaat gereja, Mensos Risma meminta kepada semua pihak untuk meningkatkan kepedulian kepada penyandang disabilitas dan bersama-sama mengembangkan sikap inklusif. Karena bagi Mensos, setiap ciptaan dari Tuhan adalah yang terbaik, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Bila hanya diamati secara fisik, penyandang disabilitas memang hanya tampak kekurangan. Namun belum tentu kita yang non disabilitas yang memiliki fisik sempurna, lebih baik dari mereka.
"Bisa jadi mereka lebih baik di mata Tuhan," kata Mensos.

Kunjungan Mensos di tengah-tengah jemaat HKBP kali ini merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya, dua kali Mensos hadir di Gereja HKBP di Tarutung, Tapanuli Utara. Kehadiran Mensos tidak lepas dari kemitraan kedua pihak terkait pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos hadir dengan membawa dan menyerahkan bantuan alat dukung penyandang disabilitas berupa kursi roda, tongkat penuntun adaptif, dan sebagainya.

"Kursi roda ini adalah mimpi saya. Dengan alat ini anak-anak cerebral palsy yang biasanya hanya tidur, kini bisa duduk. Dan yang lebih membanggakan, peralatan ini buatan anak-anak penyandang disabilitas sendiri," katanya.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Tongkat penuntun adaptif dikatakan Mensos "tidak punya mata tapi bisa melihat". Kalau menyentuh air, bisa mengeluarkan suara, sehingga penyandang disabilitas terhindar dari air atau banjir. "Tongkat ini dilengkapi GPS, sehingga pemakainya bisa dicari kalau hilang," katanya.

Dalam kesempatan ini, diserahkan bantuan berupa 5 unit alat bantu dengan nilai Rp14.000.000; kursi roda elektrik 5 unit dengan nalai Rp125.150.000; kursi roda adaptif 5 unit Rp26.500.000; sepatu ortopedi Rp15.000.000: tongkat netra 2 batang Rp6.000.000; walker 2 unit Rp800.000; kaki/tangan palsu 1 set Rp6.000.000. Total seluruh bantuan
Rp193.450.000.

Bantuan Kemensos disambut baik pihak Gereja. Mereka menilai, kunjungan Mensos ke Gereja HKBP Rawalumbu merupakan bentuk perhatian dan keseriusan dalam merespon permasalahan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.

"Kami Jemaat HKBP menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Mensos. Kehadiran beliau dengan membawa bantuan merupakan bukti kehadiran negara bagi semua kelompok masyarakat," kata Sekretaris HKBP Distrik XlX Bekasi Pdt Daniel Manurung.

Bagi Daniel, kunjungan Mensos menyapa jemaat HKBP membawa makna tersendiri. Sebelum ke Rawalumbu, Mensos sudah dua kali menyapa jemaat HKBP di Tarutung.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

"Tarutung merupakan daerah dengan basis masyarakat kurang mampu cukup banyak. Kunjungan Mensos merupakan simbol keseriusan pemerintah menangani kemiskinan," katanya.

Dengan kunjungan ke HKBP Rawalumbu, menjadi kebanggaan dan penghormatan bagi jemaat gereja.

"Tentu kami tidak sekedar menerima bantuan. Kepada gereja di bawah naungan HKPB Distrik XIX, kami tekankan untuk juga memberikan lingkungan yang baik dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas," katanya.

Ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan oleh Tio Arina Batubara (34) ibu dari Stefano Lumban Batu (5) yang kehilangan kakinya.

"Dengan bantuan kursi roda, anak saya bisa lebih leluasa bergerak," kata Tio. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.