Jumat, 05 Jun 2026 23:34 WIB

Pemkot Surabaya Buka Lowongan Kerja di Rumah Viaduct Gubeng, Ayo Buruan Daftar!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Jun 2022 10:28 WIB
Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng
Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng

selalu.id - Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng yang telah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sabtu (28/5/2022) lalu. Rumah yang berada di Jalan Nias No 110 tersebut menampung pekerja dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Camat Gubeng Surabaya, Eko Kurniawan Purnomo, mengatakan bahwa untuk sementara para karyawan tiap MBR mendapatkan gaji Rp 500 ribu per minggunya. Bahkan, sejak dibukanya hingga saat ini telah meraup penghasilan lebih dari Rp 20 juta.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

"Jika ditotal dalam satu bulan, maka satu MBR mendapat penghasilan sebesar Rp 2 juta rupiah," kata Eko, Minggu (19/6/2022).

Eko menyampaikan, nantinya bila terdapat warga MBR yang lainnya belum mendapat pekerjaan, pihaknya pasti akan menampung untuk menjadi tenaga kerja di Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng.

"Kita lihat kesungguhan mereka, kemudian kita kan mengadakan wawancara kerja. Yang penting niat bekerja, karena kami menyediakan pelatihan dan pendampingan," ungkapnya.

Untuk, rekrutmen tenaga kerja Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng akan terus dibuka. Sebab, kata Eko aset milik Pemkot Surabaya harus terus dikelola untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di Kota Pahlawan.

"Kita bagi rata untuk semua MBR, karena kita tidak mencari keuntungan. Melainkan bagaimana aset Pemkot Surabaya ini bisa terus bergerak dan bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Masyarakat yang hendak mengunjungi Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng bisa datang ke lokasi mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

Lebih lanjut Eko menerangkan, untuk kedepannya, pihaknya berencana akan modifikasi menjadi rumah padat karya dengan beberapa unit usaha.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

"Rencana ke depan, kita akan buka laundry dan sentra batik, sekaligus ada desainernya disitu,"ucapnya.

"Jadi, warga yang membeli kain batik dan ingin model seperti apa, akan dijahitkan dan hasilnya akan menjadi baju siap pakai,"tambahnya.

Para pengunjung juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, sebab harga makanan dan minuman yang ditawarkan cukup terjangkau.

Yakni mulai Rp 10 ribu, para pengunjung sudah menikmati berbagai menu yang disediakan. Bahkan, pengunjung bisa menikmati bermain di lapangan basket di halaman belakang.

"Rumah Viaduct Gubeng juga memiliki ruangan podcast bagi para pelaku UMKM di kawasan Kecamatan Gubeng yang ingin berbagi ilmu dan belajar cara mengenalkan produk atau memasarkan produk kepada para konsumen," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Tak hanya itu, Viaduct Gubeng bisa menjadi tempat berkumpulnya para komunitas. Warga juga bisa bermain basket di halaman belakang dan bisa digunakan untuk kompetisi basket untuk remaja.

"Teman-teman generasi muda yang mau mengembangkan diri, kita juga menggandeng berbagai stakeholder untuk menggelar berbagai kegiatan," ujar dia.

Eko memastikan, Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng tidak akan pernah sepi. Sebab, pihaknya akan terus menggelar berbagai kegiatan yang dilakukan oleh warga MBR di Kecamatan Gubeng.

"Kami berharap para MBR bisa mandiri dengan keterampilan yang kita berikan, agar bisa membuka lapangan pekerjaan bagi warga dan MBR Kota Surabaya yang lainnya," harapnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.