Jumat, 04 Sep 2026 18:36 WIB

Pemkot Surabaya Buka Lowongan Kerja di Rumah Viaduct Gubeng, Ayo Buruan Daftar!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 20 Jun 2022 10:28 WIB
Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng
Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng

selalu.id - Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng yang telah diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sabtu (28/5/2022) lalu. Rumah yang berada di Jalan Nias No 110 tersebut menampung pekerja dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Camat Gubeng Surabaya, Eko Kurniawan Purnomo, mengatakan bahwa untuk sementara para karyawan tiap MBR mendapatkan gaji Rp 500 ribu per minggunya. Bahkan, sejak dibukanya hingga saat ini telah meraup penghasilan lebih dari Rp 20 juta.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

"Jika ditotal dalam satu bulan, maka satu MBR mendapat penghasilan sebesar Rp 2 juta rupiah," kata Eko, Minggu (19/6/2022).

Eko menyampaikan, nantinya bila terdapat warga MBR yang lainnya belum mendapat pekerjaan, pihaknya pasti akan menampung untuk menjadi tenaga kerja di Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng.

"Kita lihat kesungguhan mereka, kemudian kita kan mengadakan wawancara kerja. Yang penting niat bekerja, karena kami menyediakan pelatihan dan pendampingan," ungkapnya.

Untuk, rekrutmen tenaga kerja Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng akan terus dibuka. Sebab, kata Eko aset milik Pemkot Surabaya harus terus dikelola untuk mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di Kota Pahlawan.

"Kita bagi rata untuk semua MBR, karena kita tidak mencari keuntungan. Melainkan bagaimana aset Pemkot Surabaya ini bisa terus bergerak dan bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya.

Masyarakat yang hendak mengunjungi Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng bisa datang ke lokasi mulai pukul 10.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

Lebih lanjut Eko menerangkan, untuk kedepannya, pihaknya berencana akan modifikasi menjadi rumah padat karya dengan beberapa unit usaha.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Rencana ke depan, kita akan buka laundry dan sentra batik, sekaligus ada desainernya disitu,"ucapnya.

"Jadi, warga yang membeli kain batik dan ingin model seperti apa, akan dijahitkan dan hasilnya akan menjadi baju siap pakai,"tambahnya.

Para pengunjung juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, sebab harga makanan dan minuman yang ditawarkan cukup terjangkau.

Yakni mulai Rp 10 ribu, para pengunjung sudah menikmati berbagai menu yang disediakan. Bahkan, pengunjung bisa menikmati bermain di lapangan basket di halaman belakang.

"Rumah Viaduct Gubeng juga memiliki ruangan podcast bagi para pelaku UMKM di kawasan Kecamatan Gubeng yang ingin berbagi ilmu dan belajar cara mengenalkan produk atau memasarkan produk kepada para konsumen," ujarnya.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Tak hanya itu, Viaduct Gubeng bisa menjadi tempat berkumpulnya para komunitas. Warga juga bisa bermain basket di halaman belakang dan bisa digunakan untuk kompetisi basket untuk remaja.

"Teman-teman generasi muda yang mau mengembangkan diri, kita juga menggandeng berbagai stakeholder untuk menggelar berbagai kegiatan," ujar dia.

Eko memastikan, Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng tidak akan pernah sepi. Sebab, pihaknya akan terus menggelar berbagai kegiatan yang dilakukan oleh warga MBR di Kecamatan Gubeng.

"Kami berharap para MBR bisa mandiri dengan keterampilan yang kita berikan, agar bisa membuka lapangan pekerjaan bagi warga dan MBR Kota Surabaya yang lainnya," harapnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.