Kamis, 04 Jun 2026 07:55 WIB

Ketua PDIP Jatim Tegaskan Tak Bahas Pilpres Pada Kunjungan Puan di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jun 2022 20:18 WIB
Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi
Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi

selalu.id - Ketua DPD PDIP Jawa Timur menegaskan tidak ada pembicaraan terkait pencalonan Presiden 2024 pada kunjungan Ketua DPR RI Puan Maharani di Surabaya saat menghadiri Kickoff Meeting G20 Parliamentary Speakers' Summit (P20), Rabu (15/6/2022).

"Nggak ada (ngomongin Capres). Cuma upaya pemberdayaan masyarakat," kata Kusnadi di Empire Palace, Jalan Embong Malang Surabaya, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Kusnadi menegaskan bahwa keputusan kandidat calon presiden belum ditentukan oleh pusat (DPP PDIP). Sehingga Puan Maharani ke Jawa Timur bukan untuk berkampanye.

"Siapa yang jadi capres dari PDIP itu hak prerogatif ketum dan DPP (Dewan Perwakilan Pusat). Tidak ada (kegiatan kampanye capres)," tegasnya.

Pun juga soal koalisi dengan partai lain pada ajang kontestasi pemilihan presiden dan wakil presiden mendatang. Kusnadi mengatakan belum ada pembahasan terkait koalisi sampai sejauh ini.

"Partai lain memang ada koalisi, tapi belum dipikirkan. Yang penting kan kerjasama ini (bersama partai lain) akan terus dijalankan pokoknya kami turun dulu (ke rakyat)," jelasnya.

Lebih lanjut Kusnadi menjelaskan bahwa koalisi utama yang akan diikuti oleh PDI Perjuangan adalah koalisi bersama rakyat.

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Jadi Hadiah Istimewa di Hari Lahir Pancasila

"Kami akan koalisi dengan rakyat. Ini kan jelas kepentingan rakyat," tuturnya.

Terkait peran PDIP Jatim di kontestasi politik jelang Pilpres 2024 mendatang, Kusnadi menerangkan, siapapun yang diusung menjadi kandidat capres dan cawapres akan diikuti oleh kadernya.

"Bagi PDIP Jatim ya sami'na waato'na (saya ikuti dan taati),' tegasnya.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Meski demikian, Kusnadi mengulang kata Puan Maharani bahwa tahun 2022 mulai menjadi tahun politik. Untuk itu, Ia mengulangi kata Puan untuk menjaga kedaulatan bangsa dan kebutuhan warga.

"Ini mulai tahun politik. Mulai launching KPU (Komisi Pemilihan Umum) bahwa mari kita 2024 ini kita jaga bangsa dan negara," paparnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.