Kamis, 03 Sep 2026 13:26 WIB

Zakat Pejabat Pemkot Surabaya Tebus Ijazah 729 Siswa yang Ditahan Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jun 2022 14:03 WIB
Pemberian ijazah siswa di Surabaya
Pemberian ijazah siswa di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Surabaya menyelesaikan administrasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk 729 pelajar SMA di Kota Surabaya.

Dari jumlah 729 pelajar SMA itu sama dengan angka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke 729.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan, administrasi tunggakan 729 pelajar SMA ini bernilai total Rp1,7 miliar. Sebelumnya, Ijazah para pelajar ini ditahan pihak sekolah lantaran belum bisa bayar SPP tahun 2020-2021.

"Alhamdulillah hari ini anak-anakku semua bisa menerima ijazah yang memang menjadi haknya kalian semua," kata Eri di Gedung Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim Surabaya, Selasa (14/6/2022).

Menurutnya, dengan memberikan ijazah ratusan siswa SMA ini diharapkan mereka bisa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ataupun untuk bekerja.

"Hari ini tebus ijazah 729 siswa. Sebenarnya lebih dari ini, kami masih dalam proses klarifikasi jumlah ijazah yang dilakukan oleh baznas,"jelasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa biaya untuk tebus ijazah tersebut berasal dari Zakat ASN Pemkot Surabaya melalui Baznas.

"Memang zakat adalah kewajiban, dan sekarang bisa dilihat bahwa zakat yang diberikan itu bisa membahagiakan sesama umat. Anak-anak kita yang tidak bisa mendapatkan ijazah, akhirnya hari ini bisa mendapatkan," tegasnya.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Eri pun memastikan bahwa upaya untuk membantu kesulitan pelajar SMA/SMK sederajat di Surabaya akan terus dilakukan. Sebab, ia menginginkan ke depan tidak ada lagi ijazah pelajar SMA sederajat yang ditahan oleh pihak sekolah.

"Kita terus lakukan dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Semoga tidak ada lagi anak-anak Surabaya yang tidak bisa menebus ijazahnya karena ada hutang," pungkasnya.

Salah satu alumni siswa Madrasah Aliyah di Surabaya, Dimas Hadi Syaputra (19), mengaku merasa legah ijazah yang ia idam-idamkan bisa ditebus Pemerintah Kota Surabaya.

Pasalnya, Ijazah Dimas, selama satu tahun lebih, ijazahnya ditahan oleh pihak Madrasah.N lantaran ia masih memiliki tunggakan biaya sekolah.

Baca Juga: Sikat Jukir Nakal Surabaya, Wali Kota Eri Buka Peluang Anak Muda yang Kelola Parkir

Sehingga Dimas tak mampu membayar tunggakan tersebut selama satu tahun lamanya.

"Biaya yang harus dibayarkan sekitar Rp 2 sampai Rp3 juta. Itu kayak biaya SPP dan lain-lain," ujar Dimas.

Setelah menerimah ijazah ini, setelah menerima ijazah, Dimas berencana melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

"Mau kuliah, di UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel)," ungkapnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat. 

Langkah Sigap PDS Bantu Warga Terdampak Gempa Flores di Tiga Wilayah NTT

Sekretaris Perusahaan PDS, Bayu Widyafrasta menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan komitmen dan kepedulian nyata perusahaan terhadap warga terdampak bencana.