Minggu, 19 Jul 2026 21:22 WIB

Zakat Pejabat Pemkot Surabaya Tebus Ijazah 729 Siswa yang Ditahan Sekolah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 15 Jun 2022 14:03 WIB
Pemberian ijazah siswa di Surabaya
Pemberian ijazah siswa di Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Surabaya menyelesaikan administrasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk 729 pelajar SMA di Kota Surabaya.

Dari jumlah 729 pelajar SMA itu sama dengan angka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke 729.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan, administrasi tunggakan 729 pelajar SMA ini bernilai total Rp1,7 miliar. Sebelumnya, Ijazah para pelajar ini ditahan pihak sekolah lantaran belum bisa bayar SPP tahun 2020-2021.

"Alhamdulillah hari ini anak-anakku semua bisa menerima ijazah yang memang menjadi haknya kalian semua," kata Eri di Gedung Convention Hall, Jalan Arif Rahman Hakim Surabaya, Selasa (14/6/2022).

Menurutnya, dengan memberikan ijazah ratusan siswa SMA ini diharapkan mereka bisa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ataupun untuk bekerja.

"Hari ini tebus ijazah 729 siswa. Sebenarnya lebih dari ini, kami masih dalam proses klarifikasi jumlah ijazah yang dilakukan oleh baznas,"jelasnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan bahwa biaya untuk tebus ijazah tersebut berasal dari Zakat ASN Pemkot Surabaya melalui Baznas.

"Memang zakat adalah kewajiban, dan sekarang bisa dilihat bahwa zakat yang diberikan itu bisa membahagiakan sesama umat. Anak-anak kita yang tidak bisa mendapatkan ijazah, akhirnya hari ini bisa mendapatkan," tegasnya.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Eri pun memastikan bahwa upaya untuk membantu kesulitan pelajar SMA/SMK sederajat di Surabaya akan terus dilakukan. Sebab, ia menginginkan ke depan tidak ada lagi ijazah pelajar SMA sederajat yang ditahan oleh pihak sekolah.

"Kita terus lakukan dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi. Semoga tidak ada lagi anak-anak Surabaya yang tidak bisa menebus ijazahnya karena ada hutang," pungkasnya.

Salah satu alumni siswa Madrasah Aliyah di Surabaya, Dimas Hadi Syaputra (19), mengaku merasa legah ijazah yang ia idam-idamkan bisa ditebus Pemerintah Kota Surabaya.

Pasalnya, Ijazah Dimas, selama satu tahun lebih, ijazahnya ditahan oleh pihak Madrasah.N lantaran ia masih memiliki tunggakan biaya sekolah.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Sehingga Dimas tak mampu membayar tunggakan tersebut selama satu tahun lamanya.

"Biaya yang harus dibayarkan sekitar Rp 2 sampai Rp3 juta. Itu kayak biaya SPP dan lain-lain," ujar Dimas.

Setelah menerimah ijazah ini, setelah menerima ijazah, Dimas berencana melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

"Mau kuliah, di UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel)," ungkapnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.