Jumat, 05 Jun 2026 23:38 WIB

Pemkot Surabaya Masifkan Layanan Jebol Anduk, Apa Itu?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 20 Mei 2022 10:54 WIB
Pelayanan Jebol Anduk
Pelayanan Jebol Anduk

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masifkan pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Jebol Anduk) untuk melayani penduduk Kota Surabaya yang akan melakukan perekaman E-KTP.

Oleh karena itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya memberikan layanan “Goes to School dan Goes to Kampung” ke berbagai wilayah di Surabaya.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, Dispendukcapil melakukan pelayanan online melalui aplikasi Klampid yang bisa diakses dari rumah.

Agus menyampaikan, ternyata ada informasi bahwa masih ada sekian persen warga Surabaya yang belum terjangkau atau belum mendapatkan layanan tersebut.

Kata dia, mereka ada yang sudah sepuh, sakit dan juga ada yang tidak sakit. Ia menyebut, mereka memang tidak memiliki handphone yang tersambung internet.

"Nah, yang belum tersentuh itulah yang kita sasar, karena kita sadar bahwa semua masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang sama, baik yang paham atau tidak paham, baik yang tua ataupun muda. Akhirnya, kita jemput bola kepada mereka-mereka ini," kata Agus, Kamis (19/5/2022).

Menurut Agus, jemput bola yang dilakukan itu dibagi menjadi dua, yaitu goes to school dan goes to kampung.

Untuk goes to school ini, kata Agus, penting dilakukan, karena anak-anak yang sudah berusia 18 tahun masih enggan untuk melakukan perekaman e-KTP. Sehingga, mereka terkesan santai-santai saja meskipun belum punya KTP.

"Makanya, kita datangi mereka ke sekolah-sekolahnya, dan akhirnya mereka pun bersemangat untuk melakukan perekaman e-KTP ini," ujarnya.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kemudian, lanjut Agus, Untuk layanan goes to kampung ini menyasar warga yang sepuh, sakit, dan warga-warga yang tidak bisa memanfaatkan layanan Klampid.

Dalam layanan ini, Dispendukcapil bekerjasama dengan pihak kelurahan untuk mengumpulkan warga-warganya yang belum tersentuh Klampid.

"Jadi, Pak Lurah mengumpulkan beberapa warganya di balai RW, ada yang hanya 10 orang, ada yang 15 itu dikumpulkan, lalu kita datangi kampung-kampung itu dengan armada Jebol Anduk itu," jelasnya.

Lebih lanjut Agus menyampaikan, inovasi ini sudah ada sejak dulu, namun masih belum masif karena armada Jebol Anduk milik Dispendukcapil hanya ada satu.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Namun, setelah mendapatkan CSR dari Bank Jatim dengan bantuan 4 armada dan 4 alat perekaman, akhirnya kini Dispendukcapil bisa lebih masif melakukan program goes to school dan goes to kampung.

"Nah, kampung itu tentu tidak hanya perkampungan, tapi juga rusun-rusun, itu kampung juga," katanya.

Agus menegaskan bahwa melalui berbagai program jemput bola ini, ia berharap layanan Adminduk di Kota Surabaya ini dapat menyasar kepada semua warga Kota Surabaya.

"Itulah tujuan dan harapan kita bersama," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.