Rabu, 21 Okt 2026 01:18 WIB

Pemkot Surabaya Masifkan Layanan Jebol Anduk, Apa Itu?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 20 Mei 2022 10:54 WIB
Pelayanan Jebol Anduk
Pelayanan Jebol Anduk

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masifkan pelayanan Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Jebol Anduk) untuk melayani penduduk Kota Surabaya yang akan melakukan perekaman E-KTP.

Oleh karena itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya memberikan layanan “Goes to School dan Goes to Kampung” ke berbagai wilayah di Surabaya.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, Dispendukcapil melakukan pelayanan online melalui aplikasi Klampid yang bisa diakses dari rumah.

Agus menyampaikan, ternyata ada informasi bahwa masih ada sekian persen warga Surabaya yang belum terjangkau atau belum mendapatkan layanan tersebut.

Kata dia, mereka ada yang sudah sepuh, sakit dan juga ada yang tidak sakit. Ia menyebut, mereka memang tidak memiliki handphone yang tersambung internet.

"Nah, yang belum tersentuh itulah yang kita sasar, karena kita sadar bahwa semua masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang sama, baik yang paham atau tidak paham, baik yang tua ataupun muda. Akhirnya, kita jemput bola kepada mereka-mereka ini," kata Agus, Kamis (19/5/2022).

Menurut Agus, jemput bola yang dilakukan itu dibagi menjadi dua, yaitu goes to school dan goes to kampung.

Untuk goes to school ini, kata Agus, penting dilakukan, karena anak-anak yang sudah berusia 18 tahun masih enggan untuk melakukan perekaman e-KTP. Sehingga, mereka terkesan santai-santai saja meskipun belum punya KTP.

"Makanya, kita datangi mereka ke sekolah-sekolahnya, dan akhirnya mereka pun bersemangat untuk melakukan perekaman e-KTP ini," ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Kemudian, lanjut Agus, Untuk layanan goes to kampung ini menyasar warga yang sepuh, sakit, dan warga-warga yang tidak bisa memanfaatkan layanan Klampid.

Dalam layanan ini, Dispendukcapil bekerjasama dengan pihak kelurahan untuk mengumpulkan warga-warganya yang belum tersentuh Klampid.

"Jadi, Pak Lurah mengumpulkan beberapa warganya di balai RW, ada yang hanya 10 orang, ada yang 15 itu dikumpulkan, lalu kita datangi kampung-kampung itu dengan armada Jebol Anduk itu," jelasnya.

Lebih lanjut Agus menyampaikan, inovasi ini sudah ada sejak dulu, namun masih belum masif karena armada Jebol Anduk milik Dispendukcapil hanya ada satu.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Namun, setelah mendapatkan CSR dari Bank Jatim dengan bantuan 4 armada dan 4 alat perekaman, akhirnya kini Dispendukcapil bisa lebih masif melakukan program goes to school dan goes to kampung.

"Nah, kampung itu tentu tidak hanya perkampungan, tapi juga rusun-rusun, itu kampung juga," katanya.

Agus menegaskan bahwa melalui berbagai program jemput bola ini, ia berharap layanan Adminduk di Kota Surabaya ini dapat menyasar kepada semua warga Kota Surabaya.

"Itulah tujuan dan harapan kita bersama," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.