Kamis, 04 Jun 2026 07:06 WIB

Pemkot Surabaya Berencana Hidupkan Kembali Kota Tua dengan Rujak Cingur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mei 2022 12:14 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya,Wiwiek Widayati
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya,Wiwiek Widayati

selalu.id - Pemkot Surabaya menyebut ingin memperkuat upaya pelestarian rujak uleg cingur yang merupakan salah satu warisan budaya tak benda (WBTB) asal Surabaya.

"Kami itu mengangkat rujak uleq sebagai WBTB yang itu sudah terdaftar di indonesia,"kata, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (DKKORP) Surabaya,Wiwiek Widayati, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Wiwiek menyampaikan, Festival Rujak Uleg ini selalu masuk dalam serangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) setiap tahunnya.

"Jadi rujak uleg cingur sudah tetapkan sebagai salah satu WBTB. Maka kami lestarikan setiap tahunnya," tegasnya.

Di acara Festival Rujak Uleg yang akan dilaksanakan 22 Mei 2022 mendatang, Wiwiek menyampaikan, nantinya pemkot akan mengundang sejumlah konjen dan juga mahasiswa asing.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Bahkan, beberapa tamu kehormatan juga sudah diundang untuk hadir dalam acara spektakuler ini.

"Jadi, pada intinya kami ingin memperlihatkan kembali bahwa ini lho ada sesuatu yang unik dari Surabaya, kearifan lokalnya Surabaya. Karena kita tahun sudah dua tahun ini kita tidak menggelar acara ini," jelasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Lebih lanjut Wiwiek menerangkan bahwa Pemkot Surabaya berencana akan menghidupkan kembali wilayah Surabaya Utara terutama Kya Kya, dan Festival Rujak Uleg akan menjadi momentum dan trigger untuk bisa menghidupkan kembali kawasan tersebut.

"Apalagi di tempat itu kalau pagi dan siang sudah hidup, sehingga malamnya kita hidupkan kembali," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.

Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Irjen Nanang menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan keadilan bagi masyarakat.