Jumat, 05 Jun 2026 22:23 WIB

ITS Buka Program Studi Baru, Bisa Masuk Lewat Jalur Mandiri dan Kemitraan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 10 Mei 2022 22:54 WIB
instiut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya
instiut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya

selalu.id - Departemen Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan program studi (Prodi) terbaru, yakni program Sarjana (S1) Teknik Telekomunikasi.

Kepala Departemen Teknik Elektro ITS, Dedet Candra Riawan, menjelaskan bahwa prodi Teknik Telekomunikasi pada mulanya merupakan bagian dari bidang peminatan di program sarjana Teknik Elektro ITS.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Namun, Dedet menyampaikan, Satuan Kredit Semester (SKS) yang terbatas dan bahasan yang tidak terlalu spesifik menjadikan bidang peminatan telekomunikasi perlu dibentuk menjadi suatu prodi baru.

"Peluncuran prodi ini ialah bentuk antisipasi ITS dalam menghadapi perkembangan global yang semakin cepat dan pesat," kata Dedet, Selasa (10/5/2022).

Kata dia, prodi yang bernaung di bawah Departemen Teknik Elektro ITS ini memiliki kuantitas rumpun mata kuliah Teknik Telekomunikasi yang lebih banyak.

Ketua Tim Penyusun Proposal prodi Teknik Telekomunikasi ITS, Gamantyo Hendrantoro menambahkan, prodi ini menyediakan tiga bidang peminatan, yaitu sistem telekomunikasi, jaringan telekoumunikasi, dan medium transimisi informasi.

"Pendaftaran mahasiswa baru untuk prodi Teknik Telekomunikasi ITS siap dibuka tahun 2022 ini melalui jalur seleksi Mandiri dan Kemitraan," jelasnya.

Baca Juga: Tingkatkan Pendidikan dan Peluang Kerja, Pemkab Sidoarjo Gandeng Perpukadesi

Ia menyebut mahasiswa akan difasilitasi sebanyak tiga laboratorium, yaitu Laboratorium Jaringan Telekomunikasi, Laboratorium Komunikasi Multimedia, serta Laboratorium Antena dan Propagasi.

"Fasilitas ruang kelas, laboraturium pendukung, hingga tenaga pengajar seluruhnya sudah siap dengan matang," ungkapnya.

Lebih lanjut Gamantyo menjelaskan, Laboratorium Komunikasi Multimedia akan menunjang rumpun mata kuliah sistem telekomunikasi, Laboratorium Jaringan Telekomunikasi menunjang rumpun mata kuliah jaringan telekoumunikasi. Serta Laboratorium Antena dan Propagasi menunjang rumpun mata kuliah medium transimisi informasi.

Baca Juga: Satlantas Polresta Sidoarjo Bentuk Karakter Pelajar Lewat Pembinaan Polisi Cilik

"Prodi ini juga akan lebih menekankan kemampuan computing dan software-defined networking bagi mahasiswa," imbuh lelaki kelahiran Jombang ini.

Ia berharap bahwa dengan dibentuknya prodi Teknik Telekomunikasi ini mampu memberikan kontribusi kepada Indonesia dalam percepatan pembangunan infrastruktur jaringan komunikasi dengan menyiapkan lulusan-lulusan terbaik yang lebih kompeten.

"Semoga ke depannya prodi ini mampu melahirkan inovasi- inovasi yang berkontribusi dalam pemerataan layanan komunikasi di Indonesia," tandasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.