Senin, 19 Okt 2026 14:42 WIB

Tingkatkan Pendidikan dan Peluang Kerja, Pemkab Sidoarjo Gandeng Perpukadesi

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 13 Mei 2026 10:00 WIB
Bupati Sidoarjo Subandi saat melakukan audensi bersama jajaran Perpukadesi di Jakarta. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Bupati Sidoarjo Subandi saat melakukan audensi bersama jajaran Perpukadesi di Jakarta. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Peluang kerja ke luar negeri bagi warga Sidoarjo mulai dibuka bersamaan dengan dukungan revitalisasi fasilitas pendidikan dari Perpukadesi.

Program tersebut dibahas dalam audiensi antara Bupati Sidoarjo Subandi dan jajaran Perpukadesi di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Subandi menilai kolaborasi tersebut bukan sekadar program bantuan, melainkan langkah konkret memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kontribusi para purnabakti kepala daerah melalui Perpukadesi menjadi bukti pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti setelah masa jabatan selesai.

“Ini bukan sekedar program bantuan, tetapi bentuk kolaborasi nyata untuk memperkuat SDM dan meningkatkan kesejahteraan warga Sidoarjo,” kata Subandi dalam keterangannya, Rabu (12/5/2026).

Dalam kerja sama itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memperoleh dukungan revitalisasi pendidikan sebanyak 21 kegiatan. Rinciannya, 10 ruang kelas baru akan direalisasikan pada 2026 dan 11 ruang kelas lainnya pada 2027.

Selain sektor pendidikan, Perpukadesi juga memfasilitasi 50 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sidoarjo untuk diberangkatkan ke Jepang.

Program tersebut dipandang menjadi peluang peningkatan kualitas sekaligus daya saing tenaga kerja daerah di tingkat internasional.

Baca Juga: 600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Subandi mengapresiasi langkah Perpukadesi yang masih aktif menghadirkan program-program sosial dan pembangunan untuk masyarakat.

“Ini menunjukkan bahwa pengabdian tidak berhenti di masa jabatan. Justru setelah itu, kontribusi bisa tetap diberikan untuk masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sidoarjo, Dwi Eko Saptono menjelaskan program penempatan PMI ke Jepang akan dilakukan melalui proses resmi dan pendampingan menyeluruh.

Pemkab Sidoarjo bersama Perpukadesi saat ini terus mematangkan kesiapan administrasi, pelatihan, hingga keterampilan calon pekerja migran.

Baca Juga: Wapres Gibran Kunjungi Pabrik Polygon di Sidoarjo, Ini Pesannya ke Siswa SMK

Menurutnya, dukungan Perpukadesi tidak hanya berfokus pada sektor ketenagakerjaan, tetapi juga mencakup penguatan bidang pertanian dan peternakan sebagai bagian dari peningkatan kualitas SDM.

“Kami memastikan seluruh tahapan pendampingan berjalan sesuai ketentuan, mulai dari administrasi, pelatihan, hingga kesiapan keterampilan calon tenaga kerja migran sebelum diberangkatkan,” kata Eko.

Seluruh program tersebut direncanakan berjalan dalam dua gelombang pada 2026 dan 2027. Pemkab Sidoarjo berharap kolaborasi bersama Perpukadesi dapat terus berlanjut dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Jalan Ahmad Yani, Taman Bungkul, Jalan Wonokromo, Jalan Ciliwung, Jalan Jagir, serta Bundaran CITO Surabaya.

Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Jemaah yang dinyatakan tidak sehat oleh tim kesehatan tidak akan diterbangkan, dan tidak ada jalan lain untuk memaksakan keberangkatan.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

Kapolda Jatim, Wakapolda, dan seluruh pejabat utama turut turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan para pengemudi ojol.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.

Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Agenda tersebut juga dirangkai dengan persiapan peluncuran program Home Care di Desa Darungan.