Sabtu, 06 Jun 2026 13:06 WIB

Peringati Hari Kartini, PDIP Surabaya Gaungkan Program Pro Perempuan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Apr 2022 13:55 WIB
Kader Perempuan PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah.
Kader Perempuan PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah.

selalu.id - PDI Perjuangan Kota Surabaya menyampaikan selamat memperingati dan mengkhidmati Hari Kartini terutama bagi kaum perempuan, yang diperingati setiap 21 April.

Kartini telah menjadi ikon tumbuhnya gerakan emansipasi kaum perempuan di Indonesia. Gagasan-gagasan Kartini, yang lahir 21 April 1879 di Jepara, telah mendobrak kultur yang membatasi peran perempuan di dalam rumah.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Peringatan Hari Kartini telah meneguhkan komitmen PDI Perjuangan Kota Surabaya untuk terus mendorong program-program pro perempuan di dalam kebijakan pemerintahan.

"Selamat Hari Kartini. PDI Perjuangan Surabaya terus mengawal dan mendorong terwujudnya pembangunan yang semakin berkeadilan gender di Kota Pahlawan. Ada klaster ekonomi, SDM, politik, hingga perlindungan dari kekerasan," ujar Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDIP Surabaya.

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya, Dyah Katarina mengatakan, terdapat sejumlah fokus yang akan terus diperjuangkan partai berlambang banteng tersebut. Di antaranya adalah memperkuat pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan yang berperspektif gender.

"Ini akan mendorong kemandirian ekonomi kaum perempuan," ujar Dyah.

Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Khusnul Khotimah menambahkan, aspek peningkatan SDM berperspektif gender juga menjadi perhatian partainya.

"Akses dan kualitas pendidikan serta kesehatan yang pro perempuan harus terus dikawal. Misalnya soal komposisi beasiswa hingga pelatihan kerja, itu harua berperspektif gender sebagai bagian dari kebijakan afirmasi pemerintah untuk kaum perempuan," ujar Khusunul, yang juga Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.

Baca Juga: PDIP Surabaya Soroti Menurunnya Pemahaman Pancasila di Kalangan Gen Z

Agatha Retnosari, wakil ketua DPC PDIP Kota Surabaya mengatakan, untuk bisa meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi kaum hawa, salah satu aspek yang terpenting adalah penguatan akses politik bagi perempuan. Semakin banyak perempuan berkiprah di ranah publik termasuk politik, maka semakin mudah untuk memperjuangkan hak-hak kaum ibu.

"Di PDI Perjuangan, kiprah perempuan sangat diberi ruang yang leluasa. Mulai dari pengurus cabang sampai anak ranting di tingkat RW, semua memberi ruang bagi perempuan. Di DPRD Surabaya, 5 dari 15 anggota Fraksi PDI Perjuangan adalah perempuan. Di Dapil Surabaya untuk DPRD Jatim, 2 dari 3 anggotanya adalah perempuan," ujar Agatha yang juga anggota DPRD Jatim.

Agatha menyebut partainya yang berlambang banteng moncong putih, selama puluhan tahun dipimpin oleh figur perempuan tangguh, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Kemudian, Puan Maharani yang saat ini menjadi ketua DPR RI perempuan pertama dan termuda. Di Surabaya, selama 10 tahun 2010-2020, dipimpin oleh Wali Kota perempuan pertama di Kota Pahlawan, Tri Rismaharini, yang juga kader banteng dan kini dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Sosial.

"Ibu Megawati yang pernah menjadi Wakil Presiden dan Presiden RI ke-5, Ketua DPR RI Mbak Puan Maharani dan Menteri Sosial Bu Risma telah membuktikan diri sebagai figur perempuan hebat yang menjadi teladan masyarakat luas," kata Agatha.

Baca Juga: PDIP Surabaya Salurkan Hewan Kurban ke Wonocolo hingga Lakarsantri, Fokus Warga dan Santri

"Di semua tingkat kepengurusan PDI Perjuangan, diwajibkan harus minimal 30 persen berasal dari kaum perempuan. Kami sadar betul tentang pentingnya akses politik bagi kaum perempuan," kata Agatha.

Sementara itu, Wakil Ketua PDIP Surabaya Siti Maryam menambahkan, aspek perlindungan terhadap perempuan menjadi concern untuk terus diperkuat di Surabaya. Terlebih telah terbit UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang belum lama ini disahkan DPR dengan dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani.

"Kami akan terus mendukung dan memastikan Pemkot Surabaya menjalankan program perlindungan perempuan, termasuk dari bahaya kekerasan seksual," ujarnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.